INTAIKASUS.COM - Jika berhasil, maka distribusi tertutup elpiji 3 kg akan dilaksanakan di 2017. Pemerintah tengah menjalankan pilot project distribusi tertutup untuk elpiji 3 kilogram (kg).Namun, rencana ini perlu dipertimbangkan lagi. Pasalnya, pemerintah belum memiliki data akurat mengenai jumlah rumah tangga miskin, berdasarkan nama dan alamat.
" Subsidi elpiji 3 kilogram sebaiknya langsung diserahkan ke masyarakat miskin, sehingga rumah tangga miskin berhak menerima Rp 4,5 juta per rumah tangga," kata Pengamat Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (3/11/2016).
Salamuddin menambahkan, selama ini distribusi elpiji 3 kg kerap kali menuai masalah. Di mana, penyalurannya tidak tepat sasaran. Masyarakat yang berhak justru tidak kebagian jatah elpiji bersubsidi.
" Di samping itu banyak terjadi pengoplosan elpiji 3 kg yang dilakukan oleh para pedagang dan oknum yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.
Apalagi, elpiji 3 kg juga kerap dijadikan alat politik dan bisnis oleh para politisi sehingga badan usaha penyalur juga terbebani keuangannya. Dari kondisi itu, dan minimnya data valid yang akurat, diragukan pemerintah bisa merealisasikan distribusi tertutup elpiji subsidi 3 kg.
" Mekanisme distribusi elpiji bersubsidi seharusnya dapat meniru mekanisme penyaluran dana BLT atau beras raskin. Dana subsdi langsung diberikan kepada masyarakat miskin. Mekanisme ini akan lebih efektif dan menghindari terjadi penyimpangan dan salah sasaran subsidi, "ujarnya.
Tercatat, sambung Salamuddin, subsidi elpiji 3 kg pada 2017 sebesar Rp31,984 triliun. Alokasi dana ini diprediksi sangat mencukupi untuk menyubsidi 28 juta jiwa penduduk miskin. Atau sekira 7 juta rumah tangga miskin di Indonesia.
" Dengan dana subsidi sebesar itu maka masing - masing rumah tangga miskin akan bisa mendapatkan Rp 4,5 juta untuk setiap rumah tangga. Dengan uang sebesar itu maka rumah tangga miskin bisa mendapatkan 365 tabung gas elpiji 3 kilogram. Ini adalah modal yang besar bagi masyarakat miskin untuk keluar dari kemiskinan," tukasnya. (Net)