INTAIKASUS.COM - Walau aksi penyelundupan bawang merah asal Malaysi ke Propinsi Sumatera Utara dan pakaian bekas terus ditangkapi aparat Bea dan Cukai maupun petugas TNI AL dan Kepolisian namun aksi aksi penyelundupan tersebut kian marak.
Seperti halnya yang terjadi pada Kamis (3/11/2016) sekitar pukul 08.30 wib saat kapal patroli BC 15042 melakukan patroli diperairan Tanjung Balai Asahan menemukan kapal KM Cahaya Baru GT.30 yang sedang lego jangkar.
Petugas kemudian mendekati kapal tersebut dan langsung naik keatas kapal untuk melakukan pemeriksaan, hasilnya petugas menemukan 7 orang ABK (anak buah kapal) bersama 8 karung bawang merah.
Kemudian ABK kapal tersebut diinterogasi oleh petugas BC dan mereka mengaku bahwa jumlah ABK kapal tersebut sebanyak 8 orang dan 1 orang yaitu Nachoda dan telah turun ke darat mengantarkan bawang merah.
Hasil integrasi petugas BC bahwa kapal tersebut bermuatan bawang merah asal Malaysia sebanyak 100 ton tapi telah dilansir menggunakan kapal kapal kecil membawanya ke pemilik bawang merah yang berada di Tanggung Balai.
Kemudian kapal bersama 7 orang ABK kapal serta sisa bawang merah sebanyak 8 karung diseret ke Pelabuhan Belawan, kapal tiba di dermaga BC Propinsi Sumatera Utara pada pukul 19.30 wib sementara ABK kapal langsung dibawa petugas ke kantornya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hal tersebut dibenarkan Kanit Penindakan dan Pencegahan BC Sumatera Utara Rizal.(Bambang)