INTAIKASUS.COM - Angka pengendara kendaraan bermotor yang tewas dalam Lakalantas pada 2016 menurun dalam hasil Operasi Zebra Toba dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data yang diperoleh di Humas Polda Sumut, Selasa (29/11/2016) menyebutkan pada 2016 tercatat 30 pengendara motor tewas sia-sia. Sementara pada 2015 tercatat 40 pengendara motor yang tewas. Dari catatan tersebut terjadi penurunan angka sebanyak 11 persen.
Disusul dengan data lainnya, yakni jumlah kejadian lakalantas pada 2016 terjadi 84 kasus. Sedangkan di 2015 tercatat sebanyak 116 kasus lakalantas. Terjadi penurunan sebanyak 26 persen. Kemudian untuk luka berat akibat lakalantas juga mengalami penurunan angka 8 persen. Pada 2016 tercatat 49 orang mengalami luka berat dan pada 2015 tercatat 53 orang.
Selanjutnya untuk luka ringan akibat lakalantas juga mengalami penurunan sebanyak 30 persen. Pada 2015 tercatat 159 orang dan 2016 hanya 94 orang. Lalu kerugian materil juga mengalami penurunan. Pada 2015 sebanyak Rp388.870.000 dan 2016 hanya Rp215.810.000. Terjadi penurunan sebesar 45 persen.
Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, "dari laporan Operasi Zebra Toba 2016 terjadi penurunan angka di beberapa jenis pelanggaran. Untuk korban meninggal dunia dalam lakalantas menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
" Hasil Operasi Zebra Toba tahun ini terjadi penurunan angka dibeberapa jenis pelanggaran. Tahun ini ada 30 pengendara motor yang meninggal dunia dan pada tahun sebelumnya terdata 40 orang meninggalkan. Jadi dari data diatas menyimpulkan bahwa masyarakat pengguna jalan raya semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas," ujar Nainggolan.
Dia juga berharap untuk saat ini dan ke depannya tidak ada lagi pengendara kendaraan bermotor yang meninggal dunia akibat tidak mematuhi aturan lalu lintas.
" Ya tentunya kita harap kepada masyarakat tidak ada lagi yang menjadi korban lakalantas apalagi sampai meninggal dunia di jalan raya," ungkapnya. (Rn)