Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Penemuan mayat yang sudah kaku tersebut langsung dilaporkan warga ke Mapolsekta Pancur Batu. Polisi turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kuat dugaan korban dibunuh. Sekujur tubuhnya ditemukan banyak luka bacokan," kata Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu, AKP Sehat Tarigan, Selasa (20/12/2016).

Jumadi Ginting (35), warga Tiga Binanga, Tanah Karo, Sumatera Utara, ditemukan tewas di dalam parit Jalan Jamin Ginting KM 19, Dusun I, Desa Pertampilan, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (20/12/2016).

Identitas korban terungkap setelah aparat Polsekta Pancur Batu memeriksa dua orang saksi, yakni Albet Tarigan (25) dan ayahnya Suprapto (55), warga Jalan Jamin Ginting KM 19. Saksi mengatakan, sebelum ditemukan tewas, korban hendak membuang batuan dolomit ke PT Galakta dengan menggunakan truk.

Saat hendak memutar dan memundurkan truknya di depan rumah Albet, truk korban mengenai tiang tambal ban. Sampai di depan kantor Pertamina, truk berhenti. Albet dan ayahnya mendatangi korban. Merasa bersalah, korban meminta maaf dan akan mengganti kerugian sehingga permasalahan selesai. Saat itulah Albet melihat baju yang dipakai korban berdarah dan wajahnya lembam.

Tak lama kemudian, Albet mendapat info bahwa korban ditemukan sudah tak bernyawa. Kapolsek Pancur Batu, Komisaris Polisi Frido Gultom mengatakan, dari keterangan saksi, ada dugaan bahwa "korban dibunuh oleh rekan korban sesama sopir truk.
Dari keterangan saksi Suprapto, setelah bongkar muat di PT Galakta, truk langsung pergi. Sampai saat ini sopir truk masih dalam pengejaran," ujar Kapolsek.

Sambungnya menuturkan, Polsekta pancur batu sudah berkoordinasi dengan Polres Tanah Karo untuk mengejar pelaku. Selasa (20/12/2016). Kini mayat korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diotopsi. (Dn, Barus)

Leave A Reply