INTAIKASUS.COM - Dua pelaku curanmor berinisial Ro (24), dan Ra (23), warga Jalan Baru Bhayangkara, Gang Wakaf, Medan Tembung ini, mengalami nasib sial. Pasalnya, keduanya babak belur dihajar massa, di Jalan Denai tepatnya didepan Swalayan Maju Bersama, Minggu (5/2) sekira pukul 21.30 WIB. Tak cuma dihajar massa, bahkan keduanya nyaris dibakar massa sebelum dibawa ke kantor polisi.
Informasi yang diperoleh, Senin (6/1/2017) sore, kejadian naas yang menimpa kedua pelaku berawal saat itu korban atas nama Wadah (28) warga Jalan Bajak IV, Medan Amplas ini sedang asyik melayani pembeli. Melihat korban sibuk, kedua pelaku yang sedari awal sudah berada disekitar lokasi jualanan korban melancarkan aksinya.
Ketika salah satu pelaku mencoba menggeser sepeda motor Xeon warna Merah Putih BK 3189 ABR milik korban, tiba-tiba saja mata korban melihat aksi maling itu.
Sontak pedagang pakaian di pinggir jalan itu meneriaki maling. Takut di massa, Robbi melompat ke atas sepeda motor yang ditunggangi Ramli. Namun sayang, saat tancap gas, tak jauh dari lokasi kejadian, para pelaku sudah dihadang warga, tak pelak keduanya pun berhasil ditangkap warga.
Begitu keduanya ditangkap, warga yang memang sudah kesal dengan maraknya aksi kejahatan langsung menghajar para pelaku ini. Sangkin emosinya, tubuh Robbi dan Ramli pun nyaris disiram Bahan Bakar Minyak (BBM ) jenis premium (bensin) dan dibakar oleh massa. Kedua pelaku yang terkapar bersimbah darah di badan jalan itu sangat beruntung. Sebab, petugas Polsek Medan Area, begitu mendapatkan info tersebut cepat tiba di lokasi dan mengamankan para pelaku.
Pelaku Robbi dan Ramli mengaku tidak ada niat untuk mencuri. Namun Karena tidak ada uang untuk membeli bensin sepeda motornya, mereka pun terpaksa nekat mencurinya.
" Awalnya kami dari rumah kakak di Pantai Labu. Tiba di Jalan Denai menuju pulang ke rumah, minyak kereta Beat mau habis. Mau beli bensin, uang tidak punya. Terpaksa kami harus mencuri," kilah kedua pelaku saat itu.
Kapolsek Medan Area, Kompol M Arifin ketika dikonfirmasi, Senin (06/02) sore, membenarkan kejadian tersebut.
" Benar, kedua pelaku diamankan warga dan kini kedua pelaku sudah kita tahan. Selanjutnya kita masih memeriksa kedua pelaku untuk pengembangan," ujar Arifin. (Udn)