INTAIKASUS.COM - Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menutup acara Dianmas mahasiswa STIK Angkatan 70 di Royal Room Hotel Danau Toba, Sabtu (11/02/2017). Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menutup acara Pengabdian ke Masyarakat (Dianmas) Mahasiswa STIK (dulu PTIK) Angkatan 70 di Royal Room Hotel Danau Toba, Sabtu (11/02/2017).
Turut hadir dalam acara tersebut, Irwasda Polda Sumut, Pejabat utama Polda Sumut, Para Kapolres lokasi Dianmas, Kepala lembaga Dianmas STIK, Dosen dan pendamping Mahasiswa STIK serta Mahasiswa STIK Angkatan 70/ Widya Arya Guna.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting dalam rilis tertulis menerangkan, rangkaian acara penutupan sebagai berikut :
1. Laporan perwira yang ditunjuk.
2. Paparan Mahasiswa STIK angkatan 70 tentang laporan hasil pelaksanaan Dianmas yang dimulai dari tgl 6 sd 10 Februari 2017 yang dilaksanakan di Polrestabes, Polres Deli Serdang, Polres Tanjungbalai, Polres Asahan, Polres Binjai dan Polres Tanah Karo.
Diantaranya, melaksanakan penyuluhan narkoba, trafficking, kunjungan ke tokoh agama, kunjungan ke pos kamling, siaran di radio, pembinaan potensi masyarakat kepada komunitas olahraga, Trauma healing thd pengungsi gunung sinabung. Saran : Pemanfaatan teknologi informasi bagi Bhabinkamtibmas melalui e-polmas, libatkan polwan dlm rangka trauma healing korban pengungsi Sinabung.
MHS memberikan apresiasi terhadap dibentuknya 3 pilar Plus, dan pembinaan kampung kubur.
3. Sambutan Ketua STIK yang disampaikan oleh Kalem Dianmas STIK Kombes Pol Drs. Setia Junianta.
Setia mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumut atas penerimaannya bersama seluruh jajaran, yang langsung terjun tangan mengikuti kegiatan Dianmas Mahasiswa. Sekaligus mohon doa restu agar dalam pelaksanaan seminar sekolah dan ujian sekolah diakhiri dengan wisuda dapat berjalan dengan baik.
Dijelaskan Rina, Kapolda dalam arahan menyampaikan, banyak pengalaman dan ilmu yang diperoleh mahasiswa dari pelaksanaan Dianmas sebagai pertanggungjawaban akademik oleh mahasiswa.
" 1 Mahasiswa kalau lulus harus membawa kebaikan setidaknya kepada 100 anggota dibelakangnya, demikian juga sebaliknya kalau 1 mahasiswa membawa ketidakbaikan maka akan membawa virus yang merusak setidaknya 100 orang. Seluruh personil akan menghadapi tantangan yang tidak semakin mudah kedepan," jelasnya.
Oleh sebab itu, kata Rina, Kapolda mengusulkan Dianmas dilaksanakan di Sumut, karena dia melihat di Sumut ini ada laboratorium yang lengkap diantaranya pemolisian di daerah bencana di Tanah Karo, policing in konflik area di Tanjung Balai, Policing in slum area di Polrestabes Medan.
" Polisi bukan hanya bermain dengan orang baik saja, tapi bermain dengan masyarakat yang tidak baik untuk dibina menjadi masyarakat yang baik. Kalau kita bergaul dengan masyarakat yang tidak baik bukan berarti kita menjadi orang yang tidak baik, tapi mereka itu harus mendapat sentuhan dari Polisi menjadi orang baik," kata Rina.
Masih dijelaskan Rina, Kapolda memberikan pengalaman menangani perkara tindakan tegas terhadap bandar Narkoba, menangani kasus di Tanjung Balai dikaitkan dengan fungsi kepolisian dalam tugas kepolisian. Yang pada intinya Kapolda menjelaskan tidak ada satu fungsi kepolisian yang bisa menyelesaikan 1 masalah secara konperhensif.
" Mencegah lebih baik dari pada mengobati, karena mencegah itu ongkosnya murah, mencegah pertumpahan darah, mencegah itu melibatkan masyarakat, menghasilkan daya tangkal, mencegah itu membangun hubungan, mencegah itu membangun silaturahmi, mencegah itu membangun saling menghargai, tolong menolong dan mencegah itu adalah aktualisasi nilai-nilai Pancasila. Kalau 1 polisi dapat mencegah 1 orang melakukan kejahatan, maka sesungguhnya dia sudah menyelamatkan ribuan umat manusia," terangnya.
Rina menambahkan, Kapolda juga menekankan polisi terutama lulusan PTIK, harus mampu mengidentifikasi akar masalah timbulnya gangguan kamtibmas dan bersama-sama dengan pihak-pihak terkait mencari solusi untuk penyelesaiannya.
" Acara diakhiri dengan pertukaran cinderamata antara Kapolda Sumut dengan Kalem Dianmas STIK dan makan siang bersama," tutupnya. (Red)