Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Muhammad Solihan Hasibuan (47), wartawan di salah satu media cetak terbitan Medan ini dianiaya Kepala Lingkungan (Kepling) XIII, Kel. Tegal Sari Madala II, Kec. Medan Denai, Ahmad Romi Lubis (43), terkait pemberitaan.

Akibat penganiayaan yang dialami warga Jalan Rawa, Gg. Mulajadi, Kel Tegal Sari Mandala III, Kec. Medan Denai itu, bagian pelipis kirinya bengkak dan memar. Kasus itu pun dilaporkan ke polisi.
Kejadian ini bermula, saat itu korban singgah ke salah satu warung di Jalan Denai untuk serapan pagi. Tiba-tiba pelaku melintas dan melihat korban. Seketika, pelaku berhenti dan memarkirkan sepeda motornya dan menghampiri korban.

" Hebat kali kau ya, berani kau buat beritaku," ucap Kepling menghardik
korban, sembari memiting kepala dan memukuli pelipis kiri korban tiga kali. Namun penganiayaan yang terjadi Sabtu (25/2/2017) pagi sekira pukul 09.00 WIB, tidak membuat korban melawan dan hanya terdiam, lantaran takut dikeroyok teman-teman pelaku saat kejadian.

Warga yang tengah serapan pagi di warung tersebut, langsung melerai pelaku agar tidak terjadi keributan lagi. Korban pun menghubungi rekan-rekan wartawan untuk datang ke lokasi.

" Lagi sarapan, wartawan Medan Pos dipukuli Kepling XIII, Romi, di Jln. Denai, lewat tol, dekat sekolah, tolong merapat kawan...?," tulis korban melalui group whatsapp, wartawan pun merapat.
Sesampainya di lokasi, Kepling tersebut bersikap arogan.

" Kita jangan dipancing, berkelahi pun kita mau. Aku gak takut sama wartawan dan polisi," tegas pelaku kepada temannya saat duduk di warung itu.

Selanjutnya korban didampingi rekan wartawan pergi membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Area. Dihadapan petugas, korban menceritakan awal kejadian yang menimpa dirinya.

" Dua tahun lalu, warga Lingkungan XIII melapor terkait dugaan penggelapan uang rekening PDAM dan PLN yang dibayar warga melalui Kepling, namun uang itu tidak disetor pelaku," ujar korban.

Pengaduan warga diekspos di media. Kepling itu lalu tidak terima dan mencari korban. Setelah bertemu, korban awalnya pernah dipukuli Kepling dan hingga berlanjut pagi tadi.

Kapolsek Medan Area, Kompol M. Arifin menuturkan, laporan korban sudah diterima dan kasus itu segera ditindak lanjuti." Pelaku sudah kita cari ke rumahnya, namun tidak ketemu.

Pihaknya telah menyisir ke beberapa lokasi mencari pelaku. Dan Kepling tersebut harus segera ditangkap, hal itu tidak dapat dibiarkan. Anggota kita tengah memburunya," tegas Kompol Arifin. (Red)
Leave A Reply