Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Malang nian  dialami Rahma, warga Pasar 5, Batang Kuis, Kab. Deli Serdang. Pasalnya, saat Tarawih pertama bulan Ramadhan, dirinya dibegal 2 pemuda ketika hendak pulang usai mengambil uang angsuran sepeda motor Honda Beat dari rumah bibinya di Pasar 7 Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Jumat (26/5/2017) malam sekira pukul 21.00 Wib.

Akibat kejadian tersebut, Rahma yang didampingi ibunya Rubiati (47) kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Patumbak, Sabtu (27/5/2017).

Peristiwa itu berawal," saat dia diperjalanan pulang dari rumah Bibinya di Pasar 7 Patumbak. Tiba-tiba 2 orang pemuda yang mengendarai sepeda motor RX King memepet sepeda motornya. Kemudian salah seorang pemuda itu menodongkan pisau dan menyuruh turun dari sepada motor Beat miliknya," ucap Rahma.

Sambung Rahma, " pelakunya 2 orang dan berboncengan menggunakan kereta RX-King. Mereka langsung melarikan diri ke arah Deli Tua,  untung ada orang lewat dan mengantarkan  saya kembali ke rumah Bibi, lalu saya diantar pulang oleh paman ke Batang Kuis," ungkapnya.

Sementara itu, ibu Rahma, Rubiati (47) yang saat itu menunggu Rahma, mengatakan bahwa anaknya setelah menerima uang sebesar 1,4 juta untuk angsuran kemudian meletakan uangnya didalam bawah jok tempat duduk sepeda motor itu.
" Tidak hanya uang 1,4 juta yang lenyap, STNK beatnya juga hilang, karena diletak di bawah jok tempat duduk," ucapnya.

Selanjutnya Rubiati yang sehari hari bekerja sebagai tukang masak dan berladang kembali mengungkapkan bahwa dirinya bersyukur, karena anak pertamanya dari 3 bersaudara itu tidak dicelakai kedua begal.

Ketika Rubiati ditanya tentang plat nomor polisi sepeda motor beatnya yang dibegal mengatakan bahwa dirinya tidak ingat nomornya.
" Nanti tanya aja sama Rahma kalau sudah selesai buat laporan," ungkapnya.

Kapolsek Patumbak, Kompol Afdhal Junaidi kepada wartawan, Sabtu (27/5/2017) mengatakan bahwa kasusnya  masih dalam proses penyidikan.
" Mohon doanya, semoga secepatnya pelaku dapat terungkap," sebutnya singkat. (Dn. Barus)

Leave A Reply