INTAIKASUS.COM - Kinerja PT Angkasa Pura (AP) II sebagai pengelola Bandara Kualanamu dinilai sejauh ini masih mengecewakan. Hal ini disampaikan anggota Komisi V DPR RI Capt Dr Anton Sihombing kepada wartawan di Bandara Kualanamu pada Minggu (4/6).
Menurut Anton Sihombing, pelayanan di Bandara Kualanamu belum maksimal seperti dibidang pelayanan pengamanan serta kondisi area terminal penumpang dan parkiran yang masih hiruk pikuk selayaknya terminal bus.Pemeriksaan penumpang yang dilakukan petugas Avsec pun layaknya seperti memeriksa orang yang bersalah, jauh dari kesan senyum, ramah dan bersahabat.
Dirinya berharap, "menjelang lebaran Idul Fitri 1438 H, PT AP II sebagai pengelola Bandara Kualanamu segera melakukan pembenahan sehingga penumpang merasa aman dan nyaman," imbuhnya.
" Dalam waktu dekat ini kami dari Komisi V DPR RI yang membidangi Perhubungan dan Bandara akan turun kelapangan,melihat kesiapan bagaimana pelayanan terutama security termasuk di Bandara Kualanamu. Berdasarkan pantaunnya selama lima bulan terakhir, Bandara Kualanamu masih jauh dari kesan bagus. "General Manager (GM) Bandara Kualanamu diminta berbenah, sebab terkesan masih lebih bagus yang sebelumnya dibanding kondisi saat sekarang. Posko lebaran segeralah dilengkapi jangan sampai terganggu masyarakat yang mudik tahun ini," tegasnya.
Dirinya juga menghimbau agar Restoran-Restoran harus segera di tata kembali agar tidak terlalu mahal.
"Pengelola Bandara jangan segan-segan meminta bantuan dari kepolisian dan aparat lainnya, bersinergi untuk melakukan perbaikan itu demi keamanan dan kenyamanan bersama apa lagi jelang Idul Fitri," jelas Anton Sihombing.
Sementara itu Junior Manajer Humas Bandara Kualanamu mengucapkan terimakasih atas saran yang disampaikan Anton Sihombing. Dirinya pun menegaskan jika pihaknya akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pembenahan ini di Bandara Kualanamu.
" Untuk posko lebaran baru aktif mulai tanggal 15 Juni 2017 sampai dengan 10 Juli 2017 sesuai dengan surat edaran Menteri Perhubungan," tegas Abdi. (Net)