INTAIKASUS.COM - Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara akan melakukan pengkajian mendalam untuk proses perbaikan sejumlah jalan rusak di Sumut. Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Abdul Haris Lubis, mengakui ada sejumlah jalan rusak di beberapa wilayah provinsi ini. Namun akibat keterbatasan anggaran pihaknya akan melakukan proses perbaikan dengan mengacu kepada skala prioritas.
" Kita minta agar semua pihak dapat memahami alokasi anggaran yang cukup terbatas. Karena keadaan itulah makanya Bina Marga mendahulukan beberapa wilayah yang dianggap paling prioritas," katanya, Kamis (2/6/17).
Lanjut Abdul Haris, proses pembangunan dan perbaikan jalan provinsi yang menjadi tanggungjawab Bina Marga Sumut diperkirakan terlaksana awal Juli 2017. Sementara skala prioritas tersebut dilihat dari konektifitasnya, misalnya jalan yang menghubungkan dua kabupaten/kota, serta kawasan yang menjadi pusat-pusat industri dan pelabuhan.
Dia menjelaskan, apabila dilakukan pemerataan perbaikan di sejumlah wilayah dengan kondisi anggaran yang minim, tentu semuanya tidak akan ada yang tuntas. "Inilah mungkin perbedaan pandang antara legislatif dan eksekutif. Dimana kalangan anggota legislatif tentu akan memperjuangkan perbaikan jalan di masing-masing wilayah daerah pemilihannya. Sedangkan kita lebih memandang kepada skala priotitas," beber Abdul Haris.
Menurutnya, ada beberapa upaya pihaknya dalam melakukan perbaikan jalan rusak di wilayah ini, termasuk dengan meminta perusahaan perkebunan yang beroperasi di Sumut mengalokasikan CSR nya, misalnya ruas jalan di Aek Nabara – Rantau Prapat. (Red)