INTAIKASUS.COM - Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara, Abdul Haris Lubis mengatakan, ruas jalan tol Medan-Tebing Tinggi bisa dilalui untuk mudik Lebaran 2017. Meski sudah bisa diakui, namun jalan tol tersebut belum sepenuhnya dioperasikan.
" Artinya para pemudik yang melalui jalan tersebut belum dikenakan tarif masuk. Sebab jalan tol tersebut masih dilakukan uji coba," kata Abdul Haris kepada wartawan dalam keterangan persnya kemarin, menyikapi persiapan menghadapi arus mudik Lebaran tahun 2017.
Lanjut Abdul Haris, "meski demikian ruas tol Medan -Tebing Tinggi tersebut belum sepenuhnya selesai. Pengerjaannya baru sampai kawasan Kampung Pon, Seiring Rampah Kabupaten Serdang Bedagai. Di areal Kampung Pon tersebut nantinya akan terjadi penumpukan arus mudik.
Namun kita nantinya akan siasati agar hal tersebut tidak menjadi persoalan besar," ujarnya.
Lebih lanjut Abdul Haris menjelaskan, dengan dibukanya tol tersebut maka kendaraan akan terhindar beberapa titik kemacetan di jalan nasional. Seperti di Lubuk Pakam, Perbaungan dan Pasar Bengkel. Pada hari biasa, perjalanan dari Medan-Kualanamu dengan jarak sekitar 75 Km ditempuh dalam waktu 3 jam. Diharapkan dengan selesainya tol, akan mempercepat waktu tempuh menjadi 1 jam.
Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi sendiri membentang sepanjang 61,72 Km dan terbagi menjadi tujuh seksi. Dari total panjang jalan tersebut, Seksi 1 sampai Seksi 6 sepanjang 52,85 Km dari Tanjung Morawa hingga Sei Rampah ditargetkan selesai akhir 2017. Sementara Seksi 7 Sei Rampah - Tebing Tinggi akan selesai April 2018 karena masih terkendala pengadaan lahan yang melewati kawasan permukiman. Secara keseluruhan progres ruas tol ini sudah 75%. Pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi menggunakan alokasi dana APBN dan investasi Badan Usaha Jalan Tol ( BUJT), PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT). (Net)