INTAIKASUS.COM, (Jakarta) – Tujuh jenazah penumpang Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, yang telah teridentifikasi hari ini diserahkan ke pihak keluarga. Termasuk satu korban warga Jambi atas nama Janry Efriyanto Santuri.
Penyerahan dilakukan oleh Wakil Kepala RS Polri Kombes Hariyanto kepada perwakilan keluarga. Hariyanto mengatakan rasa duka yang mendalam dari Tim DVI RS Polri kepada keluarga.
"Menindaklanjuti hasil identifikasi pada sore ini ada tujuh jenazah yang berhasil diidentifikasi dan kami serahkan jenazah yang sudah teridentifikasi ini kepada keluarga," kata Hariyanto, di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2018).
Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada pihak keluarga, ada 3 jenazah yang langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka menggunakan Ambulans yang disediakan. Sementara masih ada jenazah yang diinapkan. Ada pula satu jenazah atas nama Karmin yang belum diserahkan karena pihak keluarga sedang dalam perjalanan dari Kepulauan Belitung.
Suasana duka mewarnai peristiwa penyerahan korban jatuhnya pesawat Lion Air itu, pihak keluarga yang menghampiri peti jenazah penumpang Lion Air tampak berdoa sambil menangis.
Sementara itu, Direktur Airport Service Lion Group Wisnu Wijayanto turut menyampaikan keprihatinannya pada keluarga korban.
"Kami atas nama Lion Air Group mengucapkan bela sungkawa dan duka yang mendalam kepada keluarga. Kami doakan semoga mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan dapat menerima dengan iklhas dan hikmah," kata Wisnu.
Adapun ketujuh jenazah yang telah teridentifikasi yaitu :
1. Rohmanir Pandi Sagala (23), laki-laki, beralamat di Tangerang, Banten. Teridentifikasi melalui sidik jari dan medis.
2. Dodi Junaidi (40), laki-laki, beralamat di Tangerang Selatan, Banten. Teridentifikasi melalui DNA.
3. Muhamad Nasir (29) laki-laki, beralamat di Cianjur, Jawa Barat. Teridentifikasi melalui DNA.
4. Janry Efriyanto Santuri (26) laki-laki, beralamat di Jambi. Teridentifikasi melalui DNA dan medis.
5. Karmin (68) laki-laki, beralamat di Kepulauan Bangka Belitung. Teridentifikasi melalui DNA.
6. Harwinoko (54) laki-laki, beralamat di kelurahan Bogor Utara, Kota Bogor. Teridentifikasi melalui DNA.
7. Verian Utama (31) laki-laki, beralamat di Petamburan, Jakarta Barat. Teridentifikasi melalui DNA.
(Net)