INTAIKASUS.COM, (Dairi) - Kolonel Inf Mahfud, SH.dari Tim Serapan Gabah Petani (SERGAP) MABESAD yang didampingi Mayor Inf Bayu dari Staf Teritorial Kodam I/BB melakukan kunjungan ke Kodim 0206/Dairi yang diterima Dandim 0206/DR Letkol Arh Hadi Purwanto SH, Rabu (23/1/2019).
Adapun kegiatan yang dilaksanakan antara lain.
1. Pukul 08.30 dilaksanakan pertemuan dengan Kadistan Kab. Dairi dan Kansilog di Makodim 0206/Dairi.
2. Pukul 10.00 dilaksanakan tatap muka dengan kelompok Tani Sumbul berampu.
3. Pukul 11.30 dilanjutkan Panen padi bersama di Desa Berampu Kec. Berampu Kab. Dairi.
4. Pukul 12.00 kegiatan selesai dan Tim Sergab beserta rombongan melanjutkan perjalanan ke Kodim Tapteng.
1. Pukul 08.30 dilaksanakan pertemuan dengan Kadistan Kab. Dairi dan Kansilog di Makodim 0206/Dairi.
2. Pukul 10.00 dilaksanakan tatap muka dengan kelompok Tani Sumbul berampu.
3. Pukul 11.30 dilanjutkan Panen padi bersama di Desa Berampu Kec. Berampu Kab. Dairi.
4. Pukul 12.00 kegiatan selesai dan Tim Sergab beserta rombongan melanjutkan perjalanan ke Kodim Tapteng.
Turut hadir dalam acara tersebut : Kasdim Kodim 0206/Dairi, Pasi ter Kodim 0206/Dairi, Danramil 01, s/d 07 Kodim 0206/Dairi, Kapolsek Parongil AKP Sayuti Malik, - Mewakili Kapolres Pakpak Bharat AKP Sitorus, Camat Brampu Tumpal Pasaribu, Kadis Pertanian Kabupaten Dairi Herlina Tobing, Kadis Pertanian Pakpak Bharat. Helen pangabean, Para Babinsa, para PPL Se Kabupaten Dairi, PPL Se Kabupaten Pakpak Bharat, Para kelompok Tani se Kecamatan Berampu.
Kadis Pertanian Kabupaten Dairi Ir.Herlina br.Tobing mengatakan, Serapan gabah ini di gunakan pemerintah sebagai stok apabila terjadi bencana alam dan untuk program-program pemerintah lainnya. Hasil produksi panen padi di Kabupaten Dairi ini masih terbagi dengan Kabupaten lainnya karena Kabupaten Dairi masih dekat dengan Kabupaten Pakpak Bharat.
"Biaya Produksi di Kabupaten Dairi mungkin tidak sama dengan daerah lain dan untuk ketetapan harga beli gabah yang dikeluarkan pemeritah kita belum sesuai jika dibandingkan dengan daerah, lainnya letak wilayah topograpinya tidak memaksimalkan alsista (alat sistim pertanian) tanam yang ada karena lahan sawah di Kabupaten Dairi umumnya berbentuk petak-petak dan tidak luas," kata Boru Tobing.
Mari kita kerja sama kepada tim bulog, agar petani-petani dapat menjual hasil panen padinya menjual ke bulog sehingga dapat berjalannya program-program pemerintah dalam mensukseskan swasembada pangan," tutur Kadis.
Sementara Komandan Kodim 0206/Dairi Letnan Kolonel Arh Hadi Purwanto, SH mengucapkan selamat datang kepada tim serapan gabah petani dan terimakasih
kepada pihak yang mendukung penyelenggaraan acara ini. kita tentunya sangat bersyukur karena setiap tahun para petani di Kabupaten Dairi terlebih di desa berampu ini berhasil mengelola lahan pertaniannya dengan baik.
kepada pihak yang mendukung penyelenggaraan acara ini. kita tentunya sangat bersyukur karena setiap tahun para petani di Kabupaten Dairi terlebih di desa berampu ini berhasil mengelola lahan pertaniannya dengan baik.
"Kita bangga terhadap usaha para petani di Kabupaten Dairi yang telah berhasil mengolah sawah dan ladang, sehingga sukses menggarap lahan pertanian hingga panen sekarang ini."
"Patut kita apresiasi bersama, karena para petani telah memberikan kontribusi nyata terhadap upaya produksi dan produktivitas padi di Kabupaten Dairi.
Dandim mengharapkan Peningkatan ini sungguh merupakan kondisi yang membanggakan sebagai mana kita ketahui bersama, Presiden Joko Widodo menjadikan sektor pertanian sebagai program strategis nasional yang dilaksanakan, guna mewujudkan swasembada pangan tiga Tahun kedepan.
" Hal ini tentunya sangat menjadikan sektor pertanian sebaga andalan Sekali lagi saya menyampaikan ucapan selamat kepada para petani di desa berampu ini dan umumnya para petani di wilayah Kabupaten Dairi yang telah berhasil memetik jerih payahnya melalui panen padi yang melimpah," kata Dandim.
" Semoga usaha tani yang dilakukan kelompok tani di desa berampu ini selalu sukses dan lebih maju lagi sehingga bisa lebih meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di sini," harap Letkol Arh Hadi Purwanto.
Kolonel Inf Mahfud, SH, dari Tim Serapan Gabah Petani (SERGAP) MABESAD mengatakan, kami dari tim serap gabah, pemerintah kita membuat program yaitu bantuan-bantuan ke petani-petani agar hasil panen padinya bisa lebih baik. Program ini di laksanakan agar petani-petani di Kab. Dairi mau menjual ke bulog dan bulog dapat mensesuaikan harga yang ada di daerah, agar program-program pemeritah bisa berjalan.
" Salah satu penyebab harga beras di pasar tinggi karena hasil panen padi petani-petani di salurkan ke toke/tengkulak di desa-desa, akan tetapi kalau di salurkan ke Bulog pasti harga beras di pasar tidak tinggi. Dengan adanya stok beras di gudang-gudang bulug akan dapat menjaga stabilitas harga dipasar," kata Kolonel Mahfud. (Penrem 023)

