Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM, (Sidikalang) - Babinsa Serda Ibrahim Barus serta Babinkamtibmas Bripka Irpan Sembiring memantau ternak babi di satu lokasi peternakan dan melakukan sosialisasi kepada peternak babi di Kelurahan Sidiangkat, untuk mengantisipasi penyebaran virus babi yang saat ini merebak, Rabu (20/11/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kel. Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang ini, dihadiri Sekretaris lurah ibu Rinda Pakpahan serta Kasi Tata pemerintahan ibu Rusmawan Sipakar.

Dalam kesempatan itu, Danramil 02/Sidikalang Kapten Kav Warsimin juga mengatakan, Babinsa serta Babinkamtibmas mengimbau semua peternak babi, jika ada ternak mereka yang mati, agar tak membuangnya sembarangan. 
Namun dikubur dengan baik, sehingga penularan virus ternak tidak meluas. Mereka juga mengimbau peternak agar tidak membuang ke sungai, karena dapat meresahkan warga lainnya," ungkapnya.

Serda Ibrahim Barus juga meminta kepada perangkat desa, agar memantau dan mendata warga yang mempunyai ternak babi. Jika ada ternak babi warga mati supaya jangan membuang bangkai sembarangan dan berusaha untuk menguburkannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Dairi, Jhon F Manurung mengatakan, hingga pertengahan November 2019, sudah 2.200 ekor babi mati di wilayah tersebut.

Dia menyebutkan, hingga saat ini wabah penyakit yang menyerang ternak babi itu, belum bisa dipastikan, apakah disebabkan virus hog cholera atau african swim fiver (ASF). "Kendala yang dihadapi saat ini, peternak sulit menjual ternaknya, meski masih sehat. Rata-rata ternak babi dari Sumatera Utara, sudah tidak laku dijual ke provinsi lain," pungkasnya. (Penrem023/Red)
Leave A Reply