Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah secara resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis TNI Manunggal Membangun Desa (Rakornis TMMD) ke-107 TA 2020 wilayah Kodam I/Bukit Barisan di Makodam I/BB, Selasa (3/3/2020). 

Rapat turut menghadirkan Bupati Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, Drs Yuswir Arifin, MM, dan Wali Kota Tj Pinang, Provinsi Kepulauan Riau, H Syahrul, SPd, serta para Asisten Kasdam, para Kabalak, dan para Dandim/Dansatgas TMMD ke-107 TA 2020 wilayah Kodam I/BB. 

TMMD ke-107 TA 2020 yang mengangkat tema "TMMD Pengabdian untuk Negeri" dilaksanakan secara serentak di enam Kodim jajaran Kodam I/BB. 

Yakni Kodim 0207/Simalungun, Kodim 0205/Tanah Karo, Kodim 0320/Dumai, Kodim 0305/Pasaman, Kodim 0310/SSD dan Kodim 0315/Bintan, serta dua Kodim yang melaksanakan TMMD imbangan, yaitu Kodim 0206/Dairi dan Kodim 0208/Asahan. 

Dalam sambutan pembuka acara, terlebih dulu Pangdam menyampaikan ucapan terima kasih kepada para bupati, wali kota beserta staf yang telah bersinergi dalam kegiatan TMMD ke-107.
  
Pangdam juga memberikan sejumlah penekanan kepada para Dansatgas TMMD ke-107 TA 2020 wilayah Kodam I/BB. Yakni, memelihara hubungan yang erat yang sudah terjalin dengan baik selama ini dengan FKPD, dinas terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama serta elemen masyarakat, sehingga tercipta Kemanunggalan TNI dan Rakyat.

"Sasaran non fisik sangat penting, karena hasilnya tidak bisa dilihat sekarang, namun kedepan akan dapat mendorong tumbuhnya kreativitas masyarakat desa dalam mengangkat kualitas kehidupan yang lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera serta mampu mandiri," jelas Mayjen Fadhilah. 

Fadhilah juga menambahkan agar dibangun koordinasi yang baik dengan instansi terkait, sehingga pemateri dalam kegiatan penyuluhan tidak didominasi oleh TNI.  

Mengenai sasaran fisik, Fadhilah meminta agar dikerjakan dengan baik, karena sangat diharapkan mendorong tumbuh kembangnya usaha-usaha masyarakat di bidang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraannya. 

"Agar dana yang disediakan Mabes TNI dan pemerintah daerah dikelola dengan baik dan tepat sasaran, sehingga hasil TMMD tercapai maksimal serta tertib administrasi," pesannya.

Pati TNI AD lulusan Akmil 1988 ini juga mengingatkan untuk memanfaatkan momentum TMMD sebagai ajang membangun semangat gotong royong. 

"Kurangi penggunaan alat berat terhadap sasaran yang bisa dikerjakan secara gotong-royong. Pelaksanaan TMMD yang lalu, pengerahan masyarakat masih belum optimal dan masih didominasi oleh Prajurit TNI," ungkapnya. 

Hal lain yang diingatkan mantan Kapuspen TNI ini adalah tentang implementasi anggota Satgas TMMD tidur dan makan di rumah masyarakat harus dimanfaatkan secara optimal, sehingga menjadi nilai tambah dalam membangun kedekatan dan kekeluargaan, termasuk hasil pelaksanaan TMMD, baik fisik maupun non fisik yang harus dapat dirasakan secara nyata manfaatnya oleh masyarakat. (Rina/Pendam I/BB)
Leave A Reply