YOGYAKARTA, -
Ratusan orang mendaftar dan mengikuti seleksi kerja di kapal pesiar di
Hotel UNY. Mereka berkompetisi supaya dapat bekerja karena karir di
kapal pesiar sangat menjanjikan dari sisi ekonomi. Seorang pekerja bisa
mendapatkan penghasilan jutaan rupiah setiap bulan bahkan ada yang
mencapai belasan juta.
Direktur LPK Sun Marino Indonesia, Ariyanto mengungkapkan, penyaluran
menjadi tenaga kerja kru kapal pesiar internasional bisa menjadi solusi
alternatif mengatasi pengangguran. Permintaan kru kapal pesiar terus
bertambah seiring dengan pertumbuhan kapal pesiar yang berkembang pesat.
“Harusnya pemerintah memberikan perhatian lebih kepada LPK
perhotelan dan kapal pesiar internasional karena 100 persen produk LPK
perhotelan dan kapal pesiar tersalurkan menjadi kru kapal pesiar,”
tandas Ariyanto di sela mendampingi anak didiknya mengikuti wawancara
seleksi.
Kru kapal pesiar merupakan tenaga kerja terdidik, trampil dan
professional dengan standar gaji internasional. Yang lebih penting
juga, kata dia, menjadi kru kapal pesiar diikat dengan perjanjian
Collective Bargaining Agreement (CBA) atau perjanjian hokum tertulis
antara pemilik kapal, crew dan international transportation federal
(ITF) dan sekarang juga dengan BNP2TKI.
“Gaji kru bisa sampai 3.000 dolar US. Pada awalnya saja minimal 500
dolar US. Ada tips and service dan bonus lainnya. Jenjang karir jelas
hingga manager serta mendapat asuransi kesehatan, jaminan keselamatan
kerja, asuransi kematian yang tinggi. Ini sangat berbeda dengan TKI
biasa. Karena itu, harusnya pemerintah sangat mendukung sekali,” papar
Ariyanto.
Director & CEO PT Dewata Marine Indonesia (Demarin), Paulus G
Heminotis menjelaskan tiap bulan minimal dibutuhkan 1.000 orang menjadi
kru kapal pesiar untuk satu perusahaan kapal pesiar internasional.
Sementara jumlah perusahaan kapal pesiar internasional lebih dari 20
perusahaan. Belum lagi kebutuhan river cruise (kapal pesiar sungai) di
Eropa dan Amerika yang jumlahnya lebih dari 15 perusahaan.
Menurutnya kru kapal pesiar merupakan pekerjaan terhormat karena
memiliki profesionalisme, keahlian, ketrampilan dan pengetahuan
sehingga wajar kalau penghargaannya juga tinggi.