Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

Medan, INTAIKASUS.COM - Seorang polisi bernama SM Simanjuntak menembak mati istrinya, Misna Nainggolan, di kediaman mereka di Jl. Baru, Desa Muara Nilam RT 01 RW 10 Kec. Kepenuhan, Rokan Hulu, Riau.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, polisi berpangkat Bripka ini melakukan aksi nekatnya karena dorongan rasa cemburu yang membabi buta. Ia menembak Misna Nainggolan lima kali. Satu peluru disebut-sebut bersarang di kepala.

Misna Nainggolan berasal dari Kecamatan Tanah Jawa, Huta Ginjang, Simalungun. Pada Media ini, keluarga korban mengatakan mereka tidak banyak tahu soal kondisi rumah tangga mendiang dengan suaminya.

" Kita belum bisa kasih keterangan. Tidak pernah dengar ada cekcok, tahu-tahu sudah begini. Pastinya kami terkejut sekali," ucap salah seorang keluarga korban bernama Epa saat dihubungi, Selasa (20/10/2015) pagi.

Ia menolak memberikan keterangan lebih lanjut. " Nanti dulu, ya. Kami sedang berduka. Ini semua pihak keluarga sedang menunggu kedatangan jenazah dari Rokan Hulu. Rencananya akan dikebumikan di sini," ucapnya.

Kapolres Rokan Hulu (Rohul) AKBP Pitoyo Agung Yuwono, di Pekanbaru, menjelaskan," peristiwa penembakan terjadi sepulang terduga pelaku dari aktivitas apel pagi. " Sekitar pukul tujuh, Bripka Simanjuntak melaksanakan Apel Pagi di Polsek Kepenuhan dan setelah melaksanakan apel Bripka Simanjuntak kembali ke rumahnya di Desa Muara Nilam.

Satu jam kemudian, ia pulang ke rumah, dan menurut kesaksian sejumlah tetangga, terlibat pertengkaran dengan istrinya, saudari Misna Nainggolan. Motifnya diduga karena kecemburuan Bripka Simanjuntak yang mencurigai istrinya memiliki pria idaman lain.

Belum jelas benar bagaimana kronologi selanjutnya, sampai kemudian Bripka Simanjuntak melepaskan tembakan ke arah saudari Misna Nainggolan sebanyak lima kali dan merobohkannya. Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara," kata kapolres.

Pasca menghabisi nyawa istrinya, tambah kapolres, Bripka SM Simanjuntak menyerahkan senjatanya, yakni pistol jenis revolver, kepada rekannya bernama Brigadir Riki, lalu pergi.
" Saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Polres Rokan Hulu, dan kita segera memprosesnya sesuai hukum," ungkapnya.

Leave A Reply