Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
Medan, INTAIKASUS.COM – Dengan mengenakan baju dan atribut yang lengkap tri brata Polri, Agus Haristiawan (28) berpangkat Brigadir, diboyong ke Mapolsek Sunggal, karena mengaku-ngaku sebagai anggota kepolisian, Rabu (30/9/2015) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Mengaku sebagai anggota kepolisian unit Provost yang bertugas di Polresta Medan, malah mengantarkan Agus kepada petugas kepolisian yang sebenarnya. Terungkapnya kasus Polisi gadungan ini, bermula dari aksinya yang membuat onar di kos-kosan Maya boru Lubis (23) yang terletak di Jalan Setia Budi Pasar 2 No. 154 C, Medan Sunggal, tepatnya di kos Cata.

Berdasarkan dari kesaksian Maya, dirinya sudah berpacaran selama dua tahun dengan polisi gadungan tersebut, merasa tertipu dan kerap dijadikan azas manfaat oleh pelaku, dengan menguras harta benda miliknya. Agus semakin sering mengunjungi Maya di kos-kosannya.

Bahkan selama berpacaran, beralasan untuk keperluan tugasnya, Agus meminta kepada Maya untuk menjual emas dan hp miliknya. Maya yang sudah percaya dengan Agus, memberanikan diri untuk menyerahkan kunci kamar kosnya saat ia pulang ke kampung halamannya.

Dikira setia, selama kepergiannya Agus malah membawa wanita lain ke dalam kamar kos Maya setiap malamnya. Dua jam setelah Agus bersama wanita lain yang dibawanya kedalam kamar kos Maya, Selasa (29/9/2015) malam sekira pukul 23.00 WIB, kemarin, sontak kaget saat dirinya keluar dan hendak pulang.

Agus melihat sepeda motornya bocor dan body sepeda motornya lecet akibat goresan yang tidak diketahui siapa pelakunya. Tak terima dengan hal itu, membuat Agus berang dan menuduh penghuni kos lain sebagai pelakunya.

" Siapa yang bocorin ban kretaku? Kelen ya? Aku polisi… ku tembak kalian nanti, ada 6 peluru ku ini," kesal Agus terhadap anak kos lainnya yang berada dilokasi.

Tak terima dengan tuduhan Agus yang berlagak sebagai petugas, membuat penghuni kos tersebut melaporkan hal tersebut kepada abang pemilik kos yang bertugas di Kodam I/BB, Kapten Nainggolan, Rabu (30/9/2015) sore sekira pukul 16.30 WIB.

Untuk memastikan hal tersebut, Kapten Nainggolan pun mendatangi kos-kosan milik adiknya dan menemui Agus serta langsung menanyakan identitasnya sebagai Tri Brata Polri.
" Mana KTA mu? tunjukkan sama saya," ucap Kapten Nainggolan ditirukan Adi, salah seorang penghuni kos kepada wartawan.

Tak dapat menunjukkan identitas yang diminta, membuat Kapten Nainggolan berang dan memboyongnya langsung ke Polsek Sunggal untuk diproses dan diperiksa.
" Geram kali kami bang, sok berlagak polisi, rupanya polisi-polisian," sorak penghuni kos saat dilokasi.
Setibanya di Mapolsek Sunggal, Agus yang mengenakan atribut lengkap Polri, langsung dibawa masuk keruangan Kanit Intel Polsek Sunggal, Iptu SBI Manullang, untuk diproses lebih lanjut.

Saat ditanyai tentang identitasnya, Agus pun tak dapat menunjukkannya kepada Kanit Intel Polsek Sunggal. Setelah didesak, dua jam kemudian Agus pun mengaku bahwa dirinya bukan polisi dan tidak bertugas di Polresta Medan.
" Aku mengaku pak, bahwa aku bukan polisi dan gak bertugas di Polresta Medan," ungkap Agus sambil menutupi wajahnya dihadapan wartawan dan Kanit Intel Polsek Sunggal, Iptu SBI Manullang diruangannya. (Red)








Leave A Reply