Medan, INTAIKASUS.COM - Personel Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menangkap seorang pengusaha properti kondang asal Medan berinisial BB, di Rumah Makan (RM) Cap Go Can, Jalan Asia simpang Jalan Emas, Kelurahan Pandau hulu II, Kec. Medan Area, Rabu, (4/11) sekira pukul 13.00 WIB.
Informasi diperoleh, BB ditangkap polisi dalam kasus dugaan penggelapan pajak atas sejumlah properti yang diusahainya senilai puluhan miliar rupiah. Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.
" Iya, benar ditangkap Bareskrim," ujarnya singkat.
Sementara itu, Kabid Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) Kombes Pol Helfi Assegaf saat dikonfirmasi, Rabu malam, mengatakan tidak mengetahui adanya penangkapan pengusaha properti itu. " Kita (Poldasu) tidak ada menangkap BB," ujar Helfi.
Dengan senada Helfi, Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Haydar menyatakan, pihaknya juga tidak ada menangkap BB. " Tidak, tidak ada kita tangkap BB, " tandasnya.
Demikian juga Kasubdit III/Tipikor Direktorat (Dit) Reskrimsus Poldasu AKBP Frido Situmorang, mengaku tidak ada menangkap BB.
" Tidak, tidak ada Mas kita tangkap BB, " tandas Frido.
Sementara sumber lain menyebutkan, BB ditangkap oleh sekitar 20 orang tak dikenal (OTK) saat makan siang di Cap Go Can di Jalan Asia, Simpang Jalan Emas, Kel. Pandu Hulu II, Kec. Medan Area, Kota Medan, Rabu (4/11) sekira pukul 13.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dapat di lokasi, saat itu BB bersama seorang rekannya tengah makan siang di rumah makan Cap Go Can, di Jalan Asia simpang Jalan Emas. Saat asyik makan, tiba-tiba masuk sekitar 20 pria berbadan tegap dan berambut cepak yang menaiki tiga mobil pribadi. Mereka langsung menghampiri BB.
Selanjutnya tanpa banyak cakap, para pria ini langsung menggiring BB ke salah satu mobil dan langsung pergi.
" Tadi siang memang ada satu tamu kami yang pakai baju coklat dibawa oleh orang berbadan tegap. Tapi kami gak tahu masalahnya apa," ucap pemilik rumah makan Cap Go Can yang menolak menyebut identitasnya.
Pemilik rumah makan Cap Go Can itu menambahkan, saat itu pihaknya tidak terlalu memperhatikan orang-orang yang memasuki rumah makannya. Namun, orang-orang berbadan tegap itu langsung menggiring pria berbaju coklat ke dalam mobil dan mobil kemudian pergi ke Asia Mega Mas.
" Saya gak tahu naik mobil apa yang culik itu, pas waktu itu tamu kami sedang banyak yang makan siang, tapi tamu kami itu (BB) gak dipaksa waktu pergi," tutur sang pemilik rumah Cap Go Can itu kepada wartawan. (Red)