INTAIKASUS.COM - Sungguh tragis, baru pulang belanja, kakak beradik ini, Nova Sibarani (29), dan Lestari Sibarani, warga Jalan Mongonsidi, diseruduk truk di Jalan Sunggal, tepat di persimpangan lampu merah dekat loket Bus Pelangi. Meski sempat dibawa ke Rumah Sakit Bina Kasih, nyawa kedua korban tidak tertolong lagi.
Rekan korban Saut yang mengetahui kejadian itu pada wartawan, Minggu (17/4/2016),mengatakan, sebelum kejadian itu, keduanya baru selesai berbelanja di Smarco Sunggal mengendarai sepedamotor, Sabtu (16/4) sekira pukul 22.00 WIB.
"Waktu di lampu merah simpang empat Sunggal dekat loket Bus Pelangi, tiba-tiba kedua korban ditabrak truk dari belakang. Menurut informasi yang kami peroleh, truk itu dengan kecepatan tinggi hendak menghindari lampu lalu lintas berubah menjadi merah. Karena truk itu kencang, supir diduga tidak dapat mengelakkan diri dan menabrak korban," ujarnya.
Pasca kejadian itu, kedua korban masih dalam keadaan hidup dan merintih kesakitan. Seorang penarik becak bermotor sempat menyelamatkan kedua korban ke RS Bina Kasih.
"Ada penarik becak yang biasa mangkal di sekitar lokasi membawa kedua korban ke rumah sakit. Sementara, supir sempat berusaha membawa truk meninggalkan lokasi, namun dihadang warga," ujarnya.
Meski sudah dievakuasi dan mendapat perawatan, namun nyawa kedua korban tidak dapat diselamatkan. Setelah itu, pihak keluarga sudah membawa korban ke Toba Samosir. Disebutkan, karena masih dalam keadaan berduka, akunya, belum ada pihak korban yang membuat laporan.
Informasi diperoleh, korban Lestari Sibarani tercatat sebagai mahasiswi Universitas Negeri Medan (Unimed) yang saat ini sedang mempersiapkan masa wisuda tingkat sarjananya.
Kapolsek Sunggal Kompol Harry Azhar melalui Kanit Lantas Polsek Sunggal AKP Luhut B Sihombing melalui selular teleponnya pada wartawan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu. Disebutkan, "selain mengamankan supir truk Alfison, dalam kasus itu pihaknya menyita barang bukti 1 unit truk dan sepedamotor yang digunakan kedua korban, " ungkapnya. (Red)