Ilustrasi
INTAIKASUS.COM - Seorang pria yang sehari harinya menjadi petugas jaga malam proyek pembangunan rel jalur ganda PT KAI, tewas sekita disambar Kereta Api Railink, jurusan Medan-Kuala Namu, Minggu (17/4/2016) malam. Warga yang bermukim di Jalan Kapten Jumhana, Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area, mendadak heboh.
Informasi di lokasi kejadian, korban diketahui bernama Syarifuddin Lubis alias Ucok Sembab (60), warga Komplek Asia Mega Mas, Lingkungan IV, Kecamatan Medan Area.
Sebelum kejadian, korban terlihat sedang duduk di dekat perlintasan rel kerata api, Jalan Kapten Jumhana Ujung, sekira Pukul 07.30 Wib dan tidak tidak melihat datang Kereta Api Railink, tujuan Medan-Kualanamu.
Naas, kondisi kereta api yang melaju dalam kecepatan tinggi korban pun terhempas dan seketika terpental ke pinggiran mengenai pembatas proyek pembagunan jalur ganda.
Anak korban Zulkarnain Lubis dilokasi kejadian, sontak terkejut dan menangis melihat kondisi ayahnya yang tidak bernyawa lagi dan mengatakan pada wartawan "Ayah saya tadi disambar kereta api yang datang dari arah Stasiun Besar menuju Kualanamu dan meninggal di lokasi ini, sebutnya.
Warga yang mengetahui korban terhempas kereta api langsung melakukan evakuasi terhadap jenazah ke rumah duka yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
"Tiba-tiba kami dengar suara ribut di dekat rel itu. Pas kami cek uwak Ucok itu sudah terkapar belumuran darah rupanya. Pas kami cek dia (Ucok) sudah meninggal dunia," terang warga sekitar.
Personel Polsek Medan Area yang mengetahui adanya warga tewas tersambar kereta api langsung turun ke lokasi melakukan penyelidikan.
"Memang benar ada warga kita yang tewas disambar kereta api. Saat ini jenazah sudah berada di rumah duka," tutur Kapolsek Medan Area, Kompol M.Arifin seraya menyebutkan pihak keluarga tidak mau melakukan otopsi kepada jasad korban.(Mls)