Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Bareskrim Polri terus melakukan pengembangan di kasus pembuatan dan pendistribusian vaksin palsu bagi bayi. Sejak kemarin hingga hari ini, Rabu (22/6/2016) ada enam lokasi yang digerebek oleh penyidik Bareskrim. Dilansir dari laman tribunnews.com

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Agung Setya mengatakan rata-rata omzet penjualan di lokasi itu mencapai puluhan juga per minggunya.

"Lokasi penggerebekan ada di Tangerang, Bekasi dan Jakarta. Mereka rata-rata omzet per minggunya mencapai belasan dan puluhan juga," beber Agung di Mabes Polri.

Jenderal bintang satu ini melanjutkan dari enam lokasi penggerebekan itu, pihaknya mengamankan tujuh pelaku dan seluruhnya sudah dibawa ke Bareskrim untuk diproses hukum.

Adapun ketujuh orang yang diamankan itu yakni :
1. M farid penjual vaksin di Pasar Kramat Jati.
2. Thamrin kurir vaksin palsu.
3. Seno kurir sekaligus distributor vaksin palsu.
4. Agus Priyanto produsen vaksin palsu.
5. H. Syahrial produsen vaksin palsu.
6. Rita Agustina produsen vaksin palsu dan
7. Hidayat.

Peran mereka diantaranya mengedarkan dan menyediakan farmasi berupa obat/vaksin tanpa dilengkapi izin edar dan atau tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan dan mutu.
Atas perbuatannya mereka disangkakan pasal 196 jo Pasal 98 dan atau Pasal 197 jo Pasal 106 dan atau Pasal 198 jo Pasal 108 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau Pasal 62 jo Pasal 8 Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Berikut sejumlah lokasi yang digerebek Bareskrim :

1. Lokasi pertama Pasar Kramat Jati blok LO 1 BKS 050 dengan nama apotik rakyat ibnu sina,  berhasil diamankan MF sebagai penjual vaksin palsu dengan omset perminggu Rp 2,5 juta.
2. Lokasi kedua di jln. Manunggal Kalisari, diamankan Thamrin sebagai kurir dengan omset 6 juta perminggu.
3. Lokasi ketiga di Lampiri Jatibening, diamankan SENO sebagai kurir dengan omset 20 jt perminggu.
4. Lokasi keempat diamankan AGUS PRIYANTO sebagai Produsen di Puri Hijau Bintaro dengan omset perminggu 17,5 juta.
5. Lokasi kelima di jln. Serma Hasyim Bekasi Timur,  diamankan H.Syahrial sebagai produsen vaksin palsu dengan omset 25 juta perminggu.
6. Lokasi keenam Kemang Regency, diamankan RITA Agustina dan suaminya Hidayat Taufiqurahman sebagai produsen dan ditemukan juga alat press pembuat kemasan dengan omset 22 juta per minggu. (Net)
Foto ilustrasi
Leave A Reply