INTAIKASUS.COM - Anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan,ST mengatakan masyarakat Sumatera Utara (Sumut) sangat berharap kepada Kapolri yang baru saja terpilih, oleh Komjen Pol Drs H.M Tito Karnavian, MA, PhD mampu meningkatkan kemampuan jajaran kepolisian RI, baik kedalam dan keluar.
"Dengan terpilihnya Tito menjadi Kapolri, kedepan untuk yang menempatkan posisi Kapolda Sumut tidak dalam keadaan Jenderal yang memasuki masa pensiun, "harap Sutrisno.
Sebagai Jenderal Bintang Tiga termuda di jajaran kepolsian RI, dia menyambut baik pilihan Presiden Jokowi. Pilihan itu katanya sudah sangat tepat, untuk mendorong jajaran kepolisian untuk bekerja lebih cepat lagi. Sebab persoalan hukum di Sumut katanya sangat banyak sekali, termasuk persoalan pertanahan yang belum pernah satupun bisa dituntas oleh Polri.
Anggota DPRD Sumut termuda dari fraksi PDI-P ini tidak membantah adanya pro kontra terhadap pengangkatan jenderal bintang 3 termuda itu dan melangkahi beberapa tahun angkatan yang diatasnya.
"Bagi saya, pro dan kontra itu tidak perlu dibahas apalagi dijadikan perpecahan dikalangan internal kepolisian. Diyakininya semua jenderal bintang 3 Polisi yang ada sekarang, tetap akan patuh kepada Kapolri Tito. Mereka akan mendukung penuh Tito, baik yang senior, apalagi yang junior, "Ucapnya.
"Yang terpenting, Jangan ada lagi penempatan Kapoldasu yang sudah memasuki masa pensiun. Nuansa nya pasti sangat berbeda bila dibanding dengan Jenderal yang tidak memasuki massa pensiun artinya Karir yang di utamakan tentu dalam penegakan hukum dapat dipastikan lebih gereget atau fokus dalam penindakan,"tegas Sutrisno Pangaribuan kepada wartawan, Senin (20/6/2016).
Saat ini, Kinerja jajaran kepolisian Sumut sangat perlu ditingkatkan, dia tidak habis pikir apa kerja mereka di Polda sana, tidak masuk di akal secara sehat katanya. Kita ikut prihatin, Markas Besar Poldasu yang dijaga ketat saja bisa tahanannya melarikan diri. Apalagi itu tahanan Narkoba 11 0rang banyaknya kabur. Bagaimana pula penjagaan di Polsek-Polsek sana, tanya Sutrisno
"Wajar kalau tahanan Polsek bisa kabur, sedangkan yang ditahan Poldasu di markas besarnya saja bisa kabur," kata anggota dewan dari Daerah pemilihan Tapanuli Selatan, Madina, Palas, Paluta dan Kota Sidempuan ini.
Dia yakin dengan diangkatnya Tito menjadi Kapolri, pemberantasan Narkoba, korupsi akan bisa lebih berkibar lagi sejalan dengan semangat Nawa Cita Presiden Jokowi. (Net)