Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

Rizky Tewas Gantung Diri

INTAIKASUS.COM - Diduga stres akibat kecanduan narkoba membuat Rizky Aditya (24) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri memakai seutas tali yang tergantung di gudang depan rumahnya di jalan Marelan 09, Lingkungan VI,
Nomor 238, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan.Jum'at kemarin (02/09). 

Dari pengakuan Amran (62) orang tua korban mengatakan, kalau anaknya Rizky Aditya (24) warga Lingkungan VI Tanah 600 ini sudah punya kelainan jiwa karena stres sejak dua tahun lalu akibat pernah kecanduan menggunakan narkoba jenis sabu.

Pagi itu korban di temukan ibunya Hairina (60) pada pukul 07:00 wib pagi saat hendak masak air di depan rumah," jelas  Amran.

"Pak, tengok anakmu itu gantung diri di gudang, sini..sini pak jangan anggap biasalah karena dia sudah meninggal, lehernya tergantung," begitulah saat ia menirukan ucapan istrinya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, begitu melihat si anak sudah tergantung dengan seutas tali nilon di gudang bekas warung jualan serapan pagi, lalu ibunya memberitahukan kepadanya. Awalnya ia hanya mengira kalau itu sudah kebiasaan anaknya karena sudah mengalami gangguan jiwa, namun setelah ia melihat ke depan rumah ternyata anaknya sudah tewas tergantung di tiang dengan menggunakan tali. 

Melihat kejadian tersebut ia panik dan memberi tahu kepada saudara dan tetangganya Robi Firli (38) dan Fazli (51) warga sekitar dan meminta tolong untuk melepaskan anaknya dari tali yang menggantung di leher anaknya.

Sebelumnya anaknya sudah pernah di rawat ke rumah sakit jiwa Bina Atma Medan pada tahun 2014 lalu, namun karena keterbatasan biaya akhirnya anaknya mengalami gangguan jiwa. Anak bungsu dari lima bersaudara ini, setiap hari selalu berbicara ngelantur dan tidurnya pun terkadang di teras atau di gudang tempat ia menggantung diri, karena kalau tidur di dalam rumah menghawatirkan ia mengamuk dan membahayakan keluarga yang lain," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Lingkungan (Kepling) VI Sumini membenarkan kalau warganya tewas karena bunuh diri dengan menggantung leher di gudang depan rumahnya. Ia juga sudah menghubungi Polmas Kelurahan tanah 600 yaitu pak Gultom dan selanjutnya  menghubungi pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan," terang Kepling. 

Petugas kepolisian polsek Medan Labuhan yang tiba di tempat kejadian perkara langsung melakukan pendataan dan mengutip keterangan saksi-saksi guna proses penyelidikan. 

"Mayat korban masih di rumah orang tuanya karena keluarga korban menolak untuk di outopsi. Mereka sudah mengikhlaskan kepergian anaknya dan selanjutnya dikebumikan," ungkapnya. (Red)

Leave A Reply