Warga lingkungan IX dan XII saat memantau normalisasi (pengerukan) parit pembuangan Simpang Gudang, Kelurahan Kwala Bekala Medan Johor yang menggunakan alat berat. Kamis (29/9)
INTAIKASUS.COM - Warga yang berasal dari lingkungan IX, XI Jalan Gudang, kelurahan Kwala Bekala Medan Johor mengeluhkan, pasalnya banjir yang menggenangi wilayah tersebut mencapai kedalaman 1 meter pasca hujan deras yang mengguyur wilayah kota Medan, Rabu (28/9) malam.
Didampingi Kepling IX D. Purba dan Kepling XI A. Bako, warga menengarai terjadinya banjir akibat proyek pembangunan drainase Jalan Djamin Ginting Medan. Menurut mereka, pembangunan drainase yang pelaksanaanya dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum tersebut tidak dilakukan perencanaan dengan mensurvei parit pembuangan Simpang Gudang yang berhilir di Simpang Pos.
Lanjut warga, parit tersebut diduga telah bertahun-tahun mengalami penyumbatan, sehingga ketika hujan mengguyur meski hanya sebentar, lingkugan IX, XI dan lingkungan III kerap tergenang.
Seperti diungkapkan H Sihotang (65) dan P. Sijabat (70), tokoh masyarakat yang juga warga sekitar, menjelaskan banjir kerap terjadi setelah dilakukannya proyek pembangunan drainase Jalan Jamin Ginting.
"Sebelum ada proyek tidak pernah banjir. Sudah 50 tahun kami tinggal disini. Ketika air dari parit Jamin Ginting masuk, parit disini sumbat sehingga air tergenang, ''timpal Sijabat.
Menjawab keluhan warga tersebut, dilokasi, pihak Kementerian PU saat dikonfirmasi wartawan melalui pengawas Kementerian PU Unit Satker Medan Metropolitan, Yakub Sitepu didampingi Lurah Kwala Bekala, Ali Sitepu mengatakan "segera menurunkan alat berat untuk melakukan normalisi parit yang dimaksud.
''Setelah berdiskusi dengan warga yang terkena dampak. Kita langsung lakukan action disini, kita buka. Tidak ada warga yang keberatan, ''timpal Ali.
Meski sempat mendapat penolakan, namun sekitar pukul 13:00 WIB, setelah dilakukan negosiasi oleh Lurah bersama masyarakat terhadap warga yang sempat keberatan tanah dihalaman rumahnya dikeruk, akhirnya normalisasi dilanjutkan dengan menurunkan 1 alat berat (beco). (Dn barus)