Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
          Ilustrasi

INTAIKASUS.COM - Ratusan massa yang tergabung dalam organisasi masyarakat (Ormas) Pekat-Ib Asahan dengan mengendarai satu unit mobil pick up, dan satu unit mini bus serta puluhan sepeda motor geruduk kantor BNNK Asahan, Senin (18/10/2016). Kedatangan massa, terkait kinerja badan narkotika asahan yang diduga menjalankan kinerja dengan tidak becus serta berdasarkan pesanan pengusaha untuk memberhentikan karyawannya secara tidak hormat, selain itu BNNK Asahan juga ditengarai melakukan pemerasan terhadap pengguna narkoba sebesar Rp  70 juta.

Ketua Pekat Ib Asahan, Syaid Muhsi dalam orasi damainya didepan gedung BNNK tersebut mengatakan, apabila BNNK Asahan melakukan tes pengguna narkoba kepada masyarakat harus transparan. Hal ini menurutnya BNNK Asahan sesuai laporan masyarakat ada dugaan pihak BNNK asahan melakukan rekayasa hasil pemeriksaan sudah banyak laporan masyarakat yang disampaikan ke DPD Pekat IB Asahan terkait kinerja BNNK Asahan, kita punya bukti pendukung untuk itu dan akan saya tunjukkan video tentang keburukan kinerja BNNK Asahan ini", sebut Syaid.

Sementara ketua Comunytas Press (Cypas) Asahan Hary Lobe dalam statemennya mengatakan," kita sekali lagi meragukan hasil kinerja BNNK Asahan terhadap salah seorang karyawan PT DPI Bandar Pulau yang mana sesuai hasil tes pihak BNNK bahwa menyatakan seorang karyawan PT DPI positif menggunakan narkoba.

Sementara selang sehari sesuai pemeriksaan yang dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Haji Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS) Kisaran hasilnya negative, ada apa ini, kata mantan Ketua APC tersebut.
Aditya Prahmana pada kesempatan tersebut dalam orasinya mengatakan bahwa pihaknya akan mengumpulkan data - data untuk dibawa kejakarta, bahwa kinerja BNNK Asahan dengan adanya insiden yang disampaikan masyarakat Asahan adanya praktik pungli dan pemerasan.

Dan atas pemerasan tersebut kita akan melakukan upaya hukum sebagaimana yang diuraikan dalam orasi aksi damai ini, kita juga sudah mengantongi nama oknum berinisial "Wwn" di BNNK Asahan yang telah mengambil uang terhadap pengguna narkoba yang diamankan tersebut. Selain itu, kata Aditya, tes urine yang dilakukan BNNK Asahan tersebut di PT DPI Asahan dimanfaatkan untuk menjegal para karyawan yang ujungnya dilakukan pemecatan.

Sebelumnya suasana demo tersebut sempat memanas diakibatkan Kompol Chairullah Kabid Penindakan BNNK Asahan menarik-narik anggota yang demo, sehingga memancing Syaid Muhsi dan yang lainnya untuk beradu argumentasi.

Untungnya suasana memanas tersebut dapat diredakan pihak aparat Kepolisian Polres Asahan yang secara propesional mengawal jalannya aksi unjuk rasa damai tersebut.

Namun pihak BNNK Asahan tidak ada yang berani melakukan klarifikasi terhadap apa yang ditudingkan para orator demo tersebut, bahkan terlihat cenderung malu. Pasalnya pendemo memutar hasil rekaman pembicaraan dalam upaya pemerasan yang dilakukan oleh oknum anggota BNNK Asahan berinisial "Wwn". (Net)
Leave A Reply