Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Pasca pemukulan korban Bripka Darwan Girsang (40), personil BNN Kodya Tanjung Balai yang mengalami luka koyak dengan 10 jahitan akibat dipukul besi oleh Sertu Muhibat rencananya akan dirujuk ke Rumah Sakit di Medan.

Bripka Darwan Girsang kepada wartawan Kamis (29/12/2016) mengatakan, badannya serasa remuk redam pasca dianiaya oleh Sertu Muhibat. "Kondisi badan ini remuk redam rasanya, dan rencananya saya akan dipindahkan serta dirujuk ke rumah sakit yang ada di Medan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan yang lebih intensif serta untuk dilakukan scaning pada bagian kepala, dikarenakan kepalaku masih pusing dan perut serasa mual akibat hantaman besi yang dilakukan oknum TNI itu," kata korban.

Bripka Darwan Girsang juga mengatakan, pimpinan nya juga telah menyetujui perujukan ini. Ia menuturkan, kronologis penganiayaan yang dialaminya. "Sesaat sebelum kejadian tersebut terjadi, awalnya saat saya sedang melakukan pemeriksaan terhadap orang yang terjaring razia BNN Kodya Tanjung Balai pada dini hari itu, tiba tiba datang oknum militer dengan berpakaian uniform lengkap dengan membawa sepotong pipa besi menghampiri saya, dan saya menanyakan kepada oknum militer tersebut dengan pertanyaan "Apa yang bisa saya bantu", namun oknum militer tersebut bukan menjawab dengan perkataan melainkan langsung melakukan pemukulan kepada saya dengan membabi buta, sehingga kepala saya bocor dan banyak mengeluarkan darah," katanya.

Keributan pun pecah, semua petugas BNNK Tanjung balai yang saat itu sedang berada di kantor langsung melakukan perlawanan dan mengamankan oknum militer yang mengamuk tersebut, dan memanggil pihak Sub Den POM ABRI Asahan guna untuk mengantisipasi kerusahan tersebut agar jangan berkelanjutan.

Terpisah, kepala BNNK Tanjung Balai, AKBP Syaharudin Bangko menjelaskan, kedatangan Sub Den POM Asahan ke kantornya hanya melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi anggota BNNK yang saat kejadian berada dilokasi, serta membawa pelaku kerusuhan tersebut ke POM dan selanjutnya pemeriksaan terhadap pelaku akan dilakukan secara internal ditubuh TNI itu sendiri, selain itu terhadap pelaku setelah dilakukan test urine hasilnya positif dia merupakan pengguna narkotika, pelaku dapat dikenakan pasal penganiayaan dan penggunaan narkoba, untuk saat ini kondisi anggota saya yang menjadi korban pemukulan dalam keadaan sudah pulih. Namun demikian korban akan kita bawa ke rumah sakit yang ada di Medan untuk dilakukan scaning. Apakah dari akibat pemukulan tersebut nantinya ada efek atau gejala lain dikepalanya.

Bangko juga menambahkan,  pihaknya dalam menghadapi Tahun Baru ini terus melakukan razia khususnya di areal hiburan malam yang ada di wilayah tugasnya, selain itu BNNK Tanjung Balai akan terus menjalin kerja sama dengan pihak lain, terlebih lagi Tanjung balai merupakan pintu masuk peredaran Narkotika dari Malaysia, tegasnya (Net)

Leave A Reply