Ilustrasi
INTAIKASUS.COM - Sulitnya kini memperoleh Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari Dinas Kependudukan, tidak hanya dialami masyarakat biasa, tapi hal yang sama juga dialami anggota DPRD Sumut,Darmawansyah. Pengakuan dia hanya memiliki resi KTP itu disampaikannya dihadapan ratusan orang kontituennya, ketika mengadakan res di Desa Sukamulia Hilir Dusun 2 Pondok Tengah Kecamatan Namurambe Deliserdang, Minggu (18/12/2016).
Dihadapan penduduk yang umumnya bermata pencaharian petani ini, dia mendapat masukan yang cukup berharga guna ditampung dan akan disampaikan kepada baik pemerintah kabupaten maupun provinsi secara resmi melalui rapat paripurna dewan. Selain melakukan reses di tanah kelahirannyqa itu, anggota Fraksi PDI-P DPRD Sumut itu juga beberapa hari sebelumnya juga melakukan kegiatan yang sama di Kecamatan Sibiru-biru dan Kecamatan Sunggal.
Menurutnya, diantara 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Deliserdang, Kecamatan Namorambe yang paling banyak permasalahannya. Penyebab permasalahan itu katanya sangat beragam, termasuk yang datangnya dari masyarakat kcamatan itu sendiri. Karena itu sbagai putra Namurambe dia akan berusaha semaksimal mungkin mengurai permasalahan itu dan akan menjadikan Kcamatan Namurambe menjadi kecamatan yang tidak banyak permasalahannya.
Anggota dewan pengganti antar waktu (PAW) ini mengaku dihadapan kostituennya, kecamatan tersebut merupakan basis pendukung utamanya,karena itu dia berharap masyarakat bisa memberikan masukan-masukan yang potitip guna mengejar kecamatan itu dari ketertinggalannya.
Dikatakannya, sinerji yang terbangun antara anggota dewan dengan konstituennya, akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Namun masukan-masukan yang disampaikan masyarakat itu katanya sebagian diantaranya mrupakan tanggungjawab pemerintah pusat, diantaranya masalah pembuatan KTP. Yang kini membuatanya terhenti. Atau dihentikan untuk sementara.
Demikian pula tentang Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar. Ini merupakan program pemerintah pusat. Untuk mendapatkan Kartu Indonesia Sehat, maun Kartu Indonesia pintar, harus disinerginya dari tingkat desa/kelurahan hingga ke kabupatn dan provinsi.
Dia menyadari permasalahan-permasalahan ini sangat banyak terjadi di kecamatan Namurambe, karena itu dia berharap semua kepala desa harus proaktif, guna membatu masyarakat utuk mendapatkan hal-hal yang dileuhkan masyarakat tersebut. (Net)