Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman pada Jum'at (30/12/2016) bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan HUT Satuan Pengamanan (Satpam) ke-36 yang dipusatkan di Mapolres Sergai di Sei Rampah.

Peringatan HUT Satpam ini dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia. Di Kabupaten Sergai diwarnai dengan peragaan yang kreatif dari para Satpam se-Sergai. Turut hadir Kapolres Sergai AKBP. Eko Suprihanto, S.IK, SH. MH beserta jajarannya, para Satpam dari berbagai daerah se-Sergai.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. M. Tito Karnavian M.A, Ph.D dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman mengemukakan dengan mengusung tema "Kita tingkatkan kompetensi profesi Satpam Indonesia dengan melalui pelatihan dalam rangka pelaksanaan tugas secara profesional, modern dan terpercaya (Promoter) guna menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban dilingkungan kinerjanya". Peringatan ini dilaksanakan secara serentak di Polres-Polres dengan maksud untuk mengetahui penggelaran potensi Satpam Swakarsa di wilayah masing-masing, sebagai mitra keseharian dalam mengemban fungsi kepolisian di lapangan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolri Tito Karnavian mengingatkan kembali bahwa Polri telah menerbitkan panduan induk kepada masyarakat dalam mengelola pengamanan swakarsa secara profesional. Pada sebuah organisasi, perusahaan dan/atau instansi/lembaga pemerintah yang dituangkan sebagai Peraturan Kapolri Nomor 24 Tahun 2007 (Berita Negara RI Nomor 50 Tahun 2007), yang dimaksud anggota Satpam dalam panduan tersebut adalah mereka yang secara fungsional dan struktural memiliki peran dalam tata kelola pengamanan terhadap proses bisnis organisasi.

Lebih lanjut dikemukakan oleh Kapolri bahwa dalam hal ini telah ditetapkan kebijakan prioritasnya sebagai salah satu dari sebelas program prioritas yaitu "membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kamtibnas". Prioritas anggota Satpam yang profesional dan memiliki keunggulan bersaing dengan security profesional asing semakin mendesak untuk direalisasikan khususnya pada 12 spesialis industrial security guna mengantisipasi inovasi security profesional asing.

Sebagai konsekuensi dari adanya 12 sektor prioritas MEA 2015 yang disebut sebagai free "flow of skilled labor (arus bebas tenaga kerja terampil)" yaitu pada bidang-bidang industri seperti perawatan kesehatan, turisme, jasa logistik, jasa angkutan udara, produk berbasis argo, barang-barang elektronik, perikanan, produk berbasis karet, tekstil dan pakaian, otomotif dan produk berbasis kayu. Oleh karenanya Kapolri menegaskan jangan sampai posisi jabatan security yang strategis diduduki oleh orang asing.

Disampaikan juga beberapa arahan oleh Kapolri kepada seluruh anggota Satpam diseluruh pelosok nusantara yang Pertama, pelihara dan mantapkan komitmen dan moral sebagai salah satu pengemban fungsi kepolisian yang memegang teguh kode etik dan kehormatan Satpam. Kedua, bersikap tegas dan cermat dalam menjaga keamanan serta menegakkan ketertiban dilingkungan kerja, Ketiga, selalu waspada dan mampu mendeteksi adanya potensi gangguan terhadap proses bisnis organisasi.

Selanjutnya yang Keempat," tingkatkan komunikasi, koordinasi dan kemitraan dengan Polri dan instansi terkait di lapangan dan kelima berinisiatif untuk mengembangkan kemampuan teknik dan taktik baik kepolisian terbatas maupun industrial security, "ujar Kapolri.

Mengakhiri sambutan tertulisnya, Kapolri Tito Karnavian mengajak untuk terus berperan dalam membina profesi Satpam serta seluruh stakeholder atas dedikasi dan kerja samanya dalam menumbuhkembangkan bentuk-bentuk pengamanan swakarsa menjadi satu standar sistem manajemen pengamanan di Indonesia yang diakui oleh masyarakat dunia, pungkas Kapolri. (Net)

Leave A Reply