M Ridwan korban penculikan lesbi
INTAIKASUS.COM - Mengingat kasus penculikan dan penganiayaan geng lesbi terhadap M. Ridwan (21), seorang karyawan Carrefour, di Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (9/12/2016) lalu, dimana pada Senin (16/1/2017) malam, sekira pukul 21.00 wib, Polda Sumut menciduk pelaku utama Diana yang merupakan perempuan penyuka sejenis dan M. Irfan. Keduanya ditangkap secara bersamaan di sekitaran Jalan Seriti, kawasan Perumnas Mandala, Medan.
" Saya dapat kabar dari salah seorang polisi, katanya dua orang pelaku penculikan dan penganiayaan anak saya sudah ditangkap. Katanya ditangkap di kawasan Perumnas Mandala. Saya berharap, semua pelakunya bisa ketangkap dan dihukum seberat-beratnya," ucap Rakino.
Sambung Rakino, kalau dari cerita anak saya (Ridwan), pelakunya ada tujuh orang. Berarti lima orang lagi masih buron. Dan kata polisi mereka masih mengejar pelaku lainnya. Mudah-mudahan bisa ketangkap semuanya," ucapnya.
Sementara itu, korban M. Ridwan meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. Ia kini mengaku tidak lagi bekerja di carrefour.
" Syukurlah bisa ketangkap, mudah-mudahan bisa ketangkap semua. Kalau bisa dihukum seberat - beratnya orang itu, karena gara-gara orang itu, aku jadi dikeluarkan dari tempat kerjaku. Padahal aku tak salah," ungkapnya.
Terpisah, Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupul membenarkan penangkapan kedua otak pelaku penculikan dan penganiayaan pegawai Carrefour tersebut.
" Benar, masih dua orang yang kita amankan. Keduanya pelaku utama, dan saat ini anggota masih melakukan pengembangan. Mudah-mudahan bisa kita tangkap semuanya," aku Faisal.
Diberitakan sebelumnya, Ridwan berniat menyelamatkan seorang gadis dari percintaan sesama jenis. Ridwan nyaris kehilangan matanya saat diculik dan disiksa pelaku. Kisah tragis ini dialami oleh Ridwan berawal dari niatnya ingin menolong Ani, seorang pedagang lontong kenalannya. Kepada Ridwan, Ani menceritakan kalau anak gadisnya sudah terjerumus ke dunia percintaan sesama jenis.
Bahkan, anak gadisnya yang bernama Reni itu sudah tidak pulang-pulang. Ani berharap Ridwan bersedia mencari dan membawa Reni pulang. (Net)