Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

                Ilustrasi

INTAIKASUS.COM - Para driver Gojek terpaksa beroperasi tanpa mengenakan jaket dan helm yang biasa dipakai setiap mencari dan membawa penumpang termasuk ketika mencari orderan, Kamis (23/2/2017). Tindakan itu diambil sebagai langkah persuasive guna menghindari terjadinya bentrokan dengan pelaku transportasi lain yang merasa tidak senang dengan keberadaan Gojek.

" Bukannya kami takut, tapi sesuai arahan, kami diminta untuk tidak memakai jaket atau tanda pengenal lainnya saat beroperasi supaya tidak terjadi keributan," ujar seorang driver Gojek, F Purba (35) warga Sei Mencirim Sunggal ketika ditemui di kawasan Jalan Stadion, Teladan, Medan Kota.

Kata Purba, tetap beroperasi seperti hari biasanya sejak pagi, dan menerima panggilan atau orderan. Namun dia lebih banyak mempertimbangkan keselamatan dari pada omset atau pendapatan.

" Tengoklah macam hari ini, biasanya pakai jaket ini nggak,  pakai switer aja awak. Demi keselamatan bro," kata driver Gojek berbadan tambun tersebut.

Menurutnya, himbauan tidak menggunakan atribut dalam beroperasi setelah adanya aksi sweeping parbetor, disampaikan oleh pihak perusahaan. Sebelumnya, mereka juga sempat dikumpulkan pihak kepolisian untuk lebih mendinginkan suasana agar kota Medan tetap kondusif.

" Memang kami semalam (Rabu 22/2/2017, kemarin) dikumpulkan di Mapolsek Medan Kota dan mendapat arahan. Kami merasa itu benar (maksudnya tidak pakai atribut), karena kami menjadi sasaran. Kita lihatlah situasinya ke depan bagaimana," ujarnya.

Sejumlah lokasi yang biasa dijadikan tempat mangkal driver Gojek, seperti di kawasan Jalan Stadion Medan Kota, terlihat hanya dionggoki beberapa orang bersepeda motor. Mereka menerima panggilan, namun tidak mengenakan atribut khas seperti helm dan jaket.

Sebelumnya, Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Tobing SIK mengumpulkan puluhan driver Gojek yang biasa mangkal di wilayah hukumnya untuk diberi pengarahan, juga memberikan kemudahan dalam bentuk pelayanan kepada driver Gojek, yakni aplikasi 'Polisi Kita Sumut'. Supaya mereka bisa dengan cepat melapor melalui aplikasi itu, dan anggota kita langsung quick respon," sebut Martuasah. (Red)

Leave A Reply