Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Rangkaian Kegiatan Dari Peresmian Car Free Day Hingga Lapangan Adhi Pradana, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel beserta istri melakukan kunjungan ke Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Minggu (12/02/2017).

Turut ikut dalam rombongan, Irwasda Sumut, Karo Ops dan Istri, Karo SDM, Karo Sarpras, Dir Intelkam dan Istri, Dirreskrimum, Dir Binmas, Dir Pamobvit, Kabid Propam dan Istri, Kabid Humas dan Koorspripim.

Kunjungan Kapolda diawali dengan Sholat Subuh Berjamaah bersama masyarakat di Masjid Agung Haji Ahmad Bakrim Kabupaten Asahan, yang dihadiri Kapolres Asahan dan Koorspripim, Bupati Asahan beserta unsur FKPD Asahan. Dilanjutkan dengan silaturahmi antara ulama dan umarah dalam menjalin silahturami.

Kemudian, pelepasan Car Free day dalam rangka Peresmian Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jalan Ahmad Yani, depan Kantor Kodim 0208/AS Pelepasan Car Free Day dihadiri Kapolda dan Istri, Kasdam I/BB Brigjend TNI Tiopan Aritonang, Danrem, Bupati Asahan dan unsur FKPD Asahan beserta ribuan masyarakat Asahan.

Kapolda dalam sambutannya mengatakan, acara Car Free Day ini merupakan yang pertama dilaksanakan di Asahan.

" Dengan Harapan semoga dapat digunakan sebagai sarana olahraga, sarana merekatkan kebhinekaan dan kecintaan kita kepada tanah air, meningkatkan tali silaturahmi dan tali persaudaraan," ujar Kapolda.

Selesai sambutan, dilakukan pengguntingan balon oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sumut sebagai tanda dibukanya Asahan car free day. Dilanjutkan, berjalan kaki menuju taman kota Kisaran.
Setelah itu, dilanjutkan kegiatan penanaman pohon dan penaburan benih ikan di Taman Kota Kisaran. Kapolda beserta rombongan melakukan penanaman pohon Trembesi dan penaburan ikan emas, ikan nila di kolam yang berada ditengah taman hutan kota.

Pada acara penanaman pohon, Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang mengatakan, masyarakat Asahan berterima kasih atas seluruh kegiatan ini.

" Penanaman pohon di kawasan hutan kota ini akan ada tanaman langka, dan diharapkan dapat menjadi sarana hiburan masyarakat. Dan akan dibangun taman lalu lintas yang dikelola oleh Polwan supaya anak-anak lebih nyaman. Disini akan jadi ruang publik untuk menjalin silaturahmi, membangun rasa cinta tanah air antar sesama warga," ujar Taufan.

Selesai penanaman pohon dan penaburan benih ikan, dilanjutkan dengan ramah tamah di rumah dinas Bupati Asahan. Selanjutkan, apel acara Serah Terima Lapangan Parasamya Kabupaten Asahan menjadi lapangan Adhi Pradana Polres Asahan dan apel 3 pilar plus serta awak poskamling di Lapangan Parasamya, yang dipimpin Kapolda.

Lalu dilanjutkan dengan penandatanganan penyerahan lapangan oleh Bupati Asahan dan Kapolres Asahan serta penandatanganan Prasasti oleh Kapolda. Luas lahan yang diserahkan oleh Bupati Asahan kepada Polres Asahan seluas 1 Ha beserta bangunan pendopo diatasnya.

Kapolda Sumut mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan beserta FKPD dan Tokoh masyarakat atas pelaksanaan kegiatan mulai peresmian Car Free Day, penanaman pohon dan apel 3 pilar plus.

" Apresiasi yang tinggi utamanya kepada peserta apel yang siang hari ini bersedia hadir dan menunjukkan kesiapannya untuk memberikan perlindungan dan pengayoman bagi masyarakat Kabupaten Asahan," katanya.

Menurut Kapolda, kesiapan pada pagi hari ini hingga siang ini menunjukkan bukti bahwa ada niat yang tulus, ada dedikasi yang tidak bisa diukur dengan apapun untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

" Saya selaku Kapolda Sumut memberi bimbingan teknis kepada pengemban fungsi Kepolisian. Forum 3 pilar plus yang sudah dicanangkan Gubernur Sumut, Kapolda dan pangdam I/BB adalah merupakan penjabaran dari nawacita Presiden untuk menghadirkan aparatur pemerintah ditengah masyarakat. Harus diperkuat sinergitas yang terkecil antara TNI-Polri dan pemerintah di wilayah masing-masing," tegasnya.

Untuk itu, lanjut Kapolda, dibentuknya 3 pilar plus yang merupakan kehadiran negara yang pertama ditengah-tengah masyarakat.

Ada 3 tugas utama 3 pilar plus yaitu :
1. Menjadi mata dan telinga organisasi dan pimpinan. Melakukan tugas-tugas identifikasi, mengenali, mengumpulkan data bersama masyarakat, untuk mengetahui apa yang menjadi keluhan dan harapan masyarakat. Kemudian, info tersebut dilaporkan kepada pimpinan. Kunci keberhasilan adalah kemauan mendatangi masyarakat, bukan sebaliknya.

2. Melakukan upaya pencegahan secara pro aktif. Bentuknya pemberdayaan, meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, meningkatkan pengertian masyarakat akan pentingnya saling tolong menolong. Membangun rasa cinta tanah air, rasa kebangsaan, nasionalisme. Untuk memiliki daya cegah, daya tangkal dan daya lawan terhadap berbagai masalah kejahatan dipantai timur wilayah Sumatera.

3. Menjadi lembaga yang pertama sekali mendatangi ketika terjadi potensi konflik. Kemudian secara berjenjang melaporkan keatas, sehingga konflik tidak berkembang/tidak meluas.
Peresmian lapangan Adhi Pradana Polres Asahan ditandai dengan penekanan tombol oleh Kapolda Sumut. (Rel)
Leave A Reply