Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Pasca kebakaran yang menghanguskan sedikitnya 32 rumah warga, eks Barak Perkebunan PTPN II Rayon Tunggurono di Jalan Ikan Tenggiri Lingkungan VIII, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Binjai, kini kondisi para korban sangat memprihatinkan, terpaksa menempati gedung Stadion Olahraga Kota Binjai, Rabu (22/11).

Para warga yang menjadi korban kebakaran, kini menempati 2 ruang persiapan atlit berukuran sekitar 3X15 M2 di gedung yang baru saja selesai di renovasi pada akhir 2016 kemarin dan di ruangan tersebut, terdapat sedikitnya 32 Kepala Keluarga (KK) yang didominasi oleh kaum anak.

Asara (55), salah satu korban yang rumahnya ikut ludes dilahap sijago merah mengatakan kalau ia bersama anak-anak nya, kini terpaksa harus mengungsi ke gedung milik Pemko Binjai itu, karena rumah yang telah ia tempati selama lebih dari 30 tahun telah rata dengan tanah.

" Ya terpaksa kami mengungsi ke sini, mau tidur dimana lagi, rumah yang saya tempati dari tahun 1980 an sudah habis terbakar," ujar Asari sembari mengusap air matanya.

Asara menceritakan, saat kebakaran itu terjadi, dirinya tengah bekerja sebagai asisten rumah tangga di salah satu rumah tidak jauh dari kediamannya dan karena hal itu ia tidak sempat menyelamatkan harta benda yang ada di dalam rumahnya.

" Kemarin itu saya lagi kerja bang, jadi sewaktu melihat asap sudah memenuhi langit, saya langsung lari ke arah rumah saya, tapi karena api yang sudah membesar, saya tidak bisa berbuat apa-apa, hanya pakaian yang lengket dibaju yang selamat," kenang janda beranak 6 itu.

Tidak jauh berbeda dengan kisah Asari, seorang ibu yang menggendong balita berusia 3 tahun bernama Wati (31) juga menuturkan hal yang sama, bahwa ia beserta anak dan suaminya kini harus tidur beralasakan tikar di gedung yang biasanya digunakan untuk pertandingan sepak bola itu.

" Kami tidak tau harus berkata apalagi bang, semua barang yang ada di rumah telah habis terbakar, tidak ada yang tersisa, saya dan anak saya juga masih trauma melihat api yang kemarin meluluhlantakan tempat kelahiran anak saya itu," tutur Wati.

Di tempat pengungsian sementara tersebut, terlihat beberapa tenda dipasang oleh BPBD Kota Binjai yang sekaligus dijadikan sebagai tempat penerimaan serta penyaluran bantuan yang akan diserahkan kepada para korban kebakaran.

Disisi lain, bantuan sembako berupa mie intan, telur, beras, minyak goren serta pakaian masih terus berdatangan dari instansi pemerintah dalam hal ini Pemko Binjai, Polres Binjai, Organisasi Kepemudaan di Kota Binjai serta masyarakat yang bersimpati dengan warga yang menjadi korban kebakaran tersebut.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Binjai Ahmad Yani S.STP, ketika di konfermasi wartawan terkait penempatan warga korban kebakaran tersebut mengatakan, bahwa untuk sementara para warga korban kebakaran ditempatkan di gedung Stadion Olahraga Kota Binjai.

" Untuk sementara ini, kita tempatkan disini, untuk selanjutnya kita masih menunggu kebijakan dari Pemko Binjai, selain itu posko ini juga kita jadikan tempat penerimaan serta penyaluran bantuan kepada para korban kebakaran itu. (Red)

Leave A Reply