Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
Satuan Brimob Poldasu saat mengevakuasi korban banjir di Kota Tebing Tinggi

INTAIKASUS.COM – Banjir yang melanda Kota Tebing Tinggi Sumatera Utara akibat hujan deras dan meluapnya Sungai Padang Tebing Tinggi membuat sejumlah rumah tenggelam hingga dua meter lebih. 

Untuk mengevakuasi warga agar tidak terjangkit penyakit, maka Poldasu mengerahkan Satuan Brimob untuk membantu korban banjir.

Dibawah pimpinan Danki 4B AKP ZULHAM, SH, MH personil Brimob KI-4B Polda Sumut mengevakuasi warga di sekitar Perumahan Bajenis Indah Perumahan Purnawirawan Kecamatan Bajenis Perkampungan Persiakan dan pasien Rumah Sakit Sri Pamela ke RSU dr. Kumpulan Pane Tebing Tinggi.

Personil KI-4B dibagi kebeberapa ploting untuk melaksanakan proses evakuasi antara lain, Bripka Patar B. Sinaga bertugas di Perumahan Bajenis Indah dengan ketinggian air 20 cm, Brigadir Gumbira Sinaga di Perumahan Purnawirawan dengan ketinggian air 1 meter, Brigadir Lilik Swandra di Kampung bicara dengan ketinggian air sekitar 10 cm dan Aiptu Musliadi Surbakti PS Pa. Ops 4/B ketinggian air sekitar 1 meter.

Selain itu, personil turut melaksanakan gatur lalin di inti kota guna membantu kendaraan melewati debet air yang tinggi dan deras.

Brimob Polda Sumut membantu Polres Tebing Tinggi dalam mengevakuasi korban banjir akibat hujan yang mengguyur sejumlah kawasan di Sumatera Utara (Sumut) memicu banjir di beberapa lokasi. Akibatnya, 22 kelurahan yang ada di Kota Tebing Tinggi, tergenang air, Sabtu (2/12).

Air mulai menggenangi permukiman warga sejak dini hari. Di lokasi terendah genangan mencapai 2 meter. "Mungkin ini banjir terparah dalam 5 tahun terakhir," kata Muhammad Rais, warga Tebing Tinggi.

Kelurahan Badak Bejuang Tebing Tinggi menjadi wilayah paling parah dilanda banjir. Ketinggian air di wilayah padat penduduk yang berada dekat aliran Sungai Padang ini mencapai 2 meter.

Selain di Kecamatan Tebing Tinggi Kota, banjir juga terjadi di Kecamatan Padang Hulu, Kecamatan Padang Hilir, Kecamatan Rambutan, dan Kecamatan Bajenis. Total 22 kelurahan di 5 kecamatan yang tergenang air dengan ketinggian beragam.

Berdasarkan data sementara dari BPBD Tebing Tinggi terdapat 5.985 keluarga dengan total 21.080 jiwa yang terdampak banjir ini. Sementara air dilaporkan semakin meninggi.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tebing Tinggi, Hendra, mengatakan, pihaknya sudah mendirikan tenda pengungsian mengevakuasi sejumlah warga. Sejumlah petugas SAR, Kepolisian dan TNI secara bertahap telah mengevakuasi para korban banjir ke tenda pengungsian.

Mereka juga sudah mendistribusikan makanan ke sejumlah lokasi terdampak banjir. "Kami imbau warga mengikuti petunjuk petugas," imbuhnya. (Red)
Leave A Reply