INTAIKASUS.COM, (Tapanuli Utara) - Tapanuli Utara sudah menjadi salah satu sentra penanaman jagung di wilayah Sumatera Utara. Guna mensukseskan program pemerintah khususnya program swasembada pangan pajale, Koramil 20/Pangaribuan Kodim 0210/TU melakukan pengawalan/pengawasan dalam pendistribusian bibit jagung hingga sampai ke tangan kelompok tani (Poktan), Rabu (06/11/2019).
Ketua Poktan Melati (bpk S Pakpahan) didesa Rajut Bosi Kec. Pangaribuan Kab. Tapanuli Utara Prov. Sumatera Utara yang menerima langsung bantuan bibit jagung tersebut mengatakan, "Poktani Melati yang beranggotakan 21 orang petani bantuan yang dilakukan oleh distan sangatlah tepat sasaran karena bantuan tersebut jatuh pada Poktan yang sangat membutuhkan," katanya.
Ditempat terpisah, kepada awak media Danramil 20/Pangaribuan (Kapten ARM Pain Silalahi ) mengungkapkan, proses penyerahan benih jagung bantuan dari pemerintah ini pihaknya selalu mengawal, mengawasi dan mendampingi sekaligus membantu mensejahterakan para petani diwilayahnya.
"Tujuan Babinsa dalam pengawalan dan pendampingan pendistribusian benih jagung ini merupakan bagian dari upaya khusus (upsus) terhadap ketahanan pangan guna membantu para petani meningkatkan produktivitas pangan sehingga swasembada pangan pajale dapat tercapai.
"Adapun dilapangan saat pendistribusian benih jagung tersebut dilakukan langsung oleh cordinator PPL dari Kec. Pangaribuan, anggota PPL dan Babinsa Serma Berman Tambunan," ucapnya.
Danramil 20/Pangaribuan menambahkan bahwa untuk mendapatkan hasil yang optimal ketersediaan benih jagung saja tidak cukup. Melainkan harus didukung dengan pengolahan lahan yang tepat dan benar. Sistem irigasi yang memadai serta pemupukan yang sesuai dan pemeliharaan dari penanaman hingga pemanenan.
"Pengawasan serta pendampingan ini akan terus dilakukan Koramil 20/Pangaribuan agar tidak terjadi dan sebagai penangkal pendistribusian bibit jagung yang tidak layak guna," tutup Danramil 20/Pangaribuan. (Rel)