.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Asisten Perencanaan Kodam I/BB Kolonel Inf Andre C. Rumbayan pimpin Apel pengecekan Pasukan dalam rangka Karya Bakti TNI menyambut hari juang TNI AD tahun 2019 di lapangan Hitam Makodam I/BB, Jumat (6/12/2019).

Asrendam I/BB menyampaikan, mari kita laksanakan tugas kegiatan ini dengan baik, mari kita rawat rumah kita ini, karena kita bekerja di Kodam I/BB ini, mari kita anggap juga kantor kita ini juga adalah rumah kita, ungkap Asren di sela pembagian sektor dan pengecekan pasukan.

"Bahwasanya kegiatan Karya Bakti TNI ini merupakan salah satu bagian dari Pembinaan Teritorial Kodam I/BB, yang bertujuan untuk membangun soliditas dan sinergitas yang kokoh TNI dan masyarakat, dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan dan kesulitan masyarakat," ungkapnya.

Kemudian, lanjut Asren, untuk membangun kebersamaan, kesadaran, meningkatkan partisipasi dan peran serta anggota dan masyarakat dalam menyelesaikan program-program, juga menjadi bentuk kepedulian, perhatian dan bagian tanggung jawab sosial Kodam I/BB terhadap kondisi kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Sebagaimana kita ketahui, "Kegiatan Karya Bakti TNI yang ini juga merupakan salah satu perwujudan amanah Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, khususnya pada pasal 7 disebutkan, salah satu tugas TNI pada Operasi Militer Selain Perang (OMSP) adalah membantu pemerintah di daerah,"sebutnya. 

"Ia berharap, apa yang sudah dilakukan Kodam I/BB bisa membantu dan memberi contoh bagi mayarakat dalam rangka menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, indah, rapi, dan nyaman," tegas Asren. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Madrid) -  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 
Inggris menyatakan dukungannya atas upaya Indonesia dalam pencapaian National Determined Contribution (NDC). Hal ini disampaikan oleh Calon Presiden UNFCCC COP 26 Claire O'Neill Perry dalam pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri LHK, Alue Dohong, Jumat (6/12/2019) di Madrid, di sela-sela Konferensi Perubahan Iklim.  Inggris akan menjadi tuan rumah COP 26 yang akan digelar di Glasgow pada tanggal 9-19 November 2020, yang akan berpartner dengan Italy.

'Saya atas nama Pemerintah Inggris sangat mengapresiasi upaya Indonesia dalam merestorasi dan merehabilitasi gambut serta upaya untuk mencapai pengelolaan sawit berkelanjutan dalam rangka penurunan emisi dari sektor lahan', demikian ujar  O'Neill. 
Sebagai Presiden COP26 Inggris akan menggelar acara Pre-COP dan mengundang negara-negara yang memiliki ambisi besar dalam menurunkan emisi, termasuk Indonesia. 

Terkait dengan undangan tersebut, Wamen LHK menyatakan bahwa Indonesia bersedia  hadir di Pre-COP tersebut sekaligus untuk menunjukkan capaian Indonesia dalam upaya mitigasi  dan adaptasi perubahan iklim.

Terkait dengan upaya penurunan emisi di sektor lahan dan energi, Inggris menawarkan bantuan teknis dan finansial ke Indonesia untuk merestorasi gambut dan melakukan transisi energi dari penggunaan batubara ke energi baru dan terbarukan. Wamen LHK menyambut baik tawaran Pemerintah Inggris ini dan akan menggunakan kesempatan kolaboratif ini untuk meningkatkan capaian NDC. 'Indonesia yang memiliki lahan gambut tropis terbesar di dunia sangat berkepentingan dengan kelestarian pengelolalannya dan gambut menjadi faktor penting dalam upaya pencapaian NDC serta peningkatan NDC Indonesia.'  kata Wamen LHK. Lebih lanjut Wamen LHK menyatakan keyakinannya bahwa negara-negara berkembang akan dapat mencapai NDC-nya, terutama jika mendapatkan bantuan dari negara-negara maju.
Wamen juga menginformasilan  telah dibentuk International Tropical Peatland Center (ITPC) di Indonesia sebagai bagian dari kerja sama Selatan-Selatan. Untuk itu Indonesia mengundang Inggris untuk dapat berpartisipasi dalam mendukung keberadaan ITPC tersebut. Inggris menyambut baik tawaran Indonesia karena memang akan membantu Indonesia dalam upaya penyelamatan gambut. Diinformasikan pula Indonesia juga menyatakan bahwa telah diinisiasi pembentukan Pusat Mangrove Dunia di Indonesia sebagai upaya untuk meningkatkan penurunan emisi dari lahan.

Pemerintah Inggris menyambut baik usulan Indonesia untuk menjadikan COP-26 sebagai ajang untuk membahas lebih lanjut isu Blue Carbon mengingat COP-25 saat ini dinyatakan sebagai Blue COP oleh Pemerintah Chile sebagai Presiden.
Terkait dengan penurunan emisi di bidang energi, Pemerintah Inggris menawarkan bantuan untuk proses transisi Indonesia dari batubara ke energi baru dan terbarukan. 

Inggris menyatakan bahwa proses transisi yang dilakukan oleh negaranya menuju zero-coal energy generation merupakan proses yang sangat berat dan painful. 

Berkaca dari pengalaman Jerman, Ms. Claire O'Neill yang juga mantan Menteri Energi, menyatakan bahwa proses-proses transisi energi menuju energi bersih pada umumnya memerlukan proses yang panjang dan berliku. Namun demikian, Inggris ingin menularkan pengalamannya, dan juga pengalaman negara lain di Eropa, ke Indonesia agar Indonesia dapat melakukan transisi ke energi baru dan terbarukan dengan lebih baik. 

Dalam hal ini, Wamen LHK menyambut baik tawaran Inggris dan menyatakan siap untuk bekerja sama dalam melakukan transisi tersebut. 

Lebih lanjut Wamen menyatakan bahwa Indonesia telah memiliki Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang juga memuat langkah-langkah transisi energi tersebut.

Kedua pejabat tersebut juga menyinggung pembahasan Article 6 Paris Agreement yang manjadi fokus COP25 saat ini. Terhadap pertanyaan atas sikap Indonesia, Wamen LHK menekankan ' Mari bersama-sama berjuang agar Article 6 bisa selesai pada COP25 ini, karena kalau tidak akan menganggu pelaksanaan dan capaian NDC masing-masing negara. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Jakarta) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Menjelang tahun 2020, Pemerintah menyiapkan langkah antisipasi dini Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Tahun 2015, Karhutla pernah menghanguskan sekitar 2,6 juta ha. Kejadian di awal masa pemerintahan Presiden Joko Widodo pada periode pertama lalu, telah menjadi titik balik pengendalian Karhutla lebih sistematis di Indonesia. 
Angka karhutla di 2015 sebenarnya bukan yang terbesar, karena Karhutla pernah terjadi massif di Indonesia pada tahun 1994 (5,9 juta ha), 1997-1998 (11,8 juta ha), dan 2006 (3,8 juta ha). 

Pasca karhutla 2015, pemerintah telah melakukan berbagai langkah korektif seperti moratorium izin, penegakan hukum, tata kelola gambut, kerja terpadu pengendalian, modifikasi cuaca, pemadaman dengan melibatkan tim Satgas terpadu dan berbagai upaya pencegahan lainnya. Hasilnya Karhutla bisa diatasi pada tahun 2016, 2017, dan 2018, dengan indikator menurunnya hotspot dan tidak terjadi bencana asap secara nasional ataupun asap lintas batas.

"Kami baru melakukan koordinasi evaluasi penanganan Karhutla tahun 2019, serta persiapan antisipasi untuk tahun 2020," ungkap Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, usai memimpin Rapat Koordinasi Gabungan Tingkat Kementerian/Lembaga, Pangdam, Gubernur, dan Polda 9 daerah, tentang pengendalian Karhutla, di gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Luas Karhutla pada tahun 2019 tercatat 942.770 ha (Januari-Oktober). Bila dibandingkan dengan jumlah titik panas dari satelit NOAA tahun 2019 (per 4 Desember) yaitu 8.944 titik, jauh menurun dibanding periode yang sama tahun 2015 yaitu 21.929 titik.

"Secara umum kami bersyukur tahun 2019 tertangani dengan baik. Apalagi jika dibandingkan dengan negara lain yang juga punya masalah dengan Karhutla. Indonesia terhitung yang paling aman meskipun kita masih merasakan di sana sini masih ada (ancaman Karhutla)," kata Mahfud.

Dengan pengalaman kejadian 2015 dan 2019, Mahfud optimis penanganan Karhutla akan lebih baik lagi dan lebih sistematis. Terlebih lagi berdasarkan prediksi BMKG, tahun 2020 tidak terjadi perubahan iklim yang ekstrem. Namun demikian hal tersebut diharapkan tidak mengurangi kewaspadaan, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

"Berdasarkan evaluasi yang dilakukan tadi, Alhamdulillah cukup bagus dan cukup siap. InsyaAllah lebih mudah diantisipasi. Tentunya dengan perbaikan dan beberapa catatan ke depan," kata Mahfud.

Pengendalian Karhutla diletakkan pada bobot kewaspadaan menghadapi musim kemarau. Upaya tersebut ditempuh melalui monitoring cuaca sepanjang tahun, khususnya dalam deteksi awan, dan pengaturan ritme hujan dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). 

"Saya minta dukungan saudara-saudara juga untuk kampanye antisipasi Karhutla ke depan," kata Mahfud pada wartawan.

Ditambahkannya bahwa hasil rapat gabungan ini akan segera disampaikan ke Presiden Joko Widodo. 

"Nanti seperti biasanya Presiden akan memimpin rapat khusus untuk antisipasi karhutla yang kemungkinan dilakukan di awal tahun 2020," tutup Mahfud. 

Sementara itu, Menteri LHK Siti Nurbaya menekankan perlunya efektifitas Pemerintah Daerah dalam aktualisasi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Hutan Sosial, dan pengelolaan gambut.

"Saya titip agar Pemda berperan mengaktifkan dan mengefektifkan KPH sebagai UPTD di bawah Dinas Kehutanan Provinsi, sebagai sistem kelola hutan di tingkat tapak. Mulai tahun 2020, akan mulai Hutan Sosial pada lahan gambut yang penerapannya sesuai tata kelola gambut dan ketentuan teknisnya. Komunikasi dan interaksi dunia usaha atau pemegang ijin perlu dijalin. Disamping perlunya sosialisasi bagi aparat dan masyarakat, serta adanya sistem reward dan punishment," kata Menteri Siti Nurbaya.

Upaya pencegahan juga dilakukan melalui konsolidasi dalam penanganan Karhutla secara menyeluruh oleh seluruh pihak hingga ke tingkat tapak. Selain itu juga dilakukan tindakan pencegahan dan early warning, penetapan siaga darurat lebih dini, dan yang paling terpenting adalah mengajak masyarakat untuk turut serta mencegah Karhutla, serta sinergitas pemerintah pusat dan Daerah. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Adiankoting) - Danramil 23/Adiankoting Kodim 0210 /Tapanuli Utara, Kapt Inf Sugino dan Babinsa menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Musafirin yang terletak didesa Adiankoting Kec.
Adiankoting, Jumat (6/12/2019).

Peletakan batu pertama dalam pembangunan Masjid  Al Musafirin dihadiri, Kapolsek Adiankoting, Iptu M Toga Torop, Kepala Desa Adiankoting, Toko Agama Toko Masyarakat, tamu undangan serta Pak Sumardi Donatur pembagunan Mesjid Al Musafirin.

Danramil 23 Adiankoting Kapten Inf Sugino, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Musafirin di desa Adiankoting Kec. Adiankoting.

Adapun di kata sambutan mengharapkan nantinya keberadaan Masjid Al Musafirin bisa menjadi pemersatu bagi umat muslim yang ada di lingkungan ini.

Selain itu, kata Danramil, Pembangunan Masjid Al Musafirin ini yang sebelumnya berupa papan kini sudah dibangun dengan batu semen bentuk permanen, 
sehinga apa yang kita harapkan dalam pembagunan mesjid ini berjalan lancar.

Tidak lupa juga pak Sumardi menyampaikan "ucapan terima kasih kepada Babinsa yang selama ini membatu dalam proses persetujuan dari masyarakat dalam membangun mesjid, mudah mudahan mesjid yang akan di bangun berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun," ucapnya. (Penrem023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Salak) - Program - Program yang bersifat Pembinaan Generasi Muda, Kodim 0206/Dairi sangat banyak di laksanakan di Wilayah Kodim 0206/Dairi, yakni Kab. Dairi dan Pakpak Bharat, hal ini lah yang menjadi tanggung jawab Babinsa di Desa Binaannya  untuk berperan aktif di dalam mendukung Program tersebut, pelaksanaan kegiatan tersebut harus terencana dengan matang dan Kordinasi yang baik dengan instansi yang terkait dari Pemkab Pakpak Bharat, dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemkab P.Bharat.

Didalam mensukseskan program tersebut, Babinsa Koramil 07/Salak, Serda  Ramson Sitohang memberikan pembekalan dan pelatihan Generasi Muda dari Desa Binaannya yaitu Desa Boangmanalu dan Desa Salak I, Kec. Salak, Sabtu (7/12/2019).

Dalam pembinaan tersebut Serda Ramson Sitohang membekali para Pemuda nya tentang tahap - tahap seleksi dan hal apa yang perlu dipersiapkan di dalam mengikuti seleksi Prajurit TNI.

Pada kesempatan tersebut,  Serda Ramson Sitohang mengatakan", Pembinaan Generasi Muda adalah tanggung jawab kita bersama, karena seperti kita ketahui,  kemajuan teknologi yang sangat Canggih di Zaman sekarang ini sangat berpengaruh dengan perkembangan Psikologi Generasi Muda Sekarang.

"Oleh karenanya kita harus ekstra untuk memberikan pembinaan dan pembekalan kepada mereka, karena kita akui bahwa perkembangan teknologi dapat merubah seluruh sendi kehidupan manusia, khususnya para generasi muda. Melihat dan menimbang hal itulah Kodim 0206/Dairi yang secara Rutin melaksanakan Program Pembinaan Generasi Muda, dan mudah - mudahan para Generasi Muda yang berminat jadi Prajurit TNI dari Desa Binaan saya, dapat mengikuti kegiatan ini dan semuanya sukses mengabdi kepada NKRI, melaui Prajurit TNI dan sebagai Babinsa akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendampingi dan memberikan pembinaan kepada adek adek untuk mengantar ke gerbang cita cita yang adek-adek idamkan, Aminnn," ucapnya.

Kabid Pemuda dan Olah Raga Pemkab P.Bharat Hotdy Berutu,SPd saat dimintai pendapatnya menuturkan", kami sangat berterimakasih kepada Kodim 0206/Dairi dalam hal ini Koramil 07/Salak yang sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mendampingi dan Membina para Generasi Muda Kab.Pakpak Bharat yang berminat menjadi Prajurit TNI, karena bapak- bapak itulah yang sangat mengerti dan profesional tentang pembinaan dan pelatihan, kami dari Dinas Pendidikan sangat mendukung kegiatan tersebut. Kami turut serta berkontribusi di dalam mendukung Program tersebut.

"Karena bagaimanapun juga Pembinaan Generasi Muda adalah tanggung jawab kita bersama, karena majunya peradaban satu Bangsa dilihat dari perkembangan generasi mudanya. Besar harapan kami para Generasi Muda yang ikut di dalam program ini sukses di dalam menggapai cita citanya menjadi Prajurit TNI, sehingga dapat mengangkat Kab. Pakpak Bharat di Kancah Nasional", tukasnya.  
(Raja Muara)
Views

INTAIKASUS.COM, (Parongil) - Babinsa Koramil 03/Parongil Serda Suherlin melaksanakan kegiatan ibadah sholat berjamaah dalam rangka meningkatkan ketakwaan  sekaligus membina hubungan silaturahmi dengan tokoh agama, masyarakat binaan di mesjid Arrohman Kel. Parongil Kec. Silima Pungga Pungga,  Kab. Dairi, Jum'at (06/12/2019).

Dalam Pelaksanaan kegiatan beribadah, Babinsa Serda Suherlin selalu menyempatkan dirinya untuk hadir dan aktif berusaha untuk dekat dengan masyarakat jamaah desa Binaan karena setiap sehabis sholat (beribadah) kita sempatkan ngobrol bersama jamaah yang tujuannya untuk bisa mempererat hubungan silaturahmi,menambah keimanan, dan berbagi informasi dengan jamaah mesjid Arrohman.

Di kesempatan seperti ini juga anggota Babinsa mengatakan " Mari sama-sama kita meningkatkan imamn dan ketakwaan kita kepada Allah SWT karena dengan iman yang kuat akan terhindar dari berbagai masalah dan meningkatkan persatuan kesatuan bermasyarakat untuk menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat, untuk terwujudnya kehidupan yang damai, aman dan tenteram di wilayah kita khususnya NKRI," ungkap Serda Suherlin.

Ketua BKM (Badan Kenajiran Mesjid) AR- ROHMAN P.Boang Manalu selaku tokoh agama menyampaikan ucapan banyak terimakasih kepada pak Babinsa Koramil 03 /Parongil yang selalu berperan aktif dalam mendukung kegiatan keagamaan di Desa binaannya, semoga kedepannya hubungan silaturahmi dan kerjasama seperti ini akan tetap terjalin dengan baik. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (DELISERDANG) - Kapolresta Deliserdang baru AKBP Yemi Mandagi menggantikan AKBP Eddy Suryantha Tarigan oleh jajaran Personel Polresta Deliserdang dikemas dalam acara pisah sambut di Halaman Mapolresta Deliserdang, Sabtu (7/12/2019).

Selama dua tahun satu bulan AKBP Eddy Suryantha Tarigan menjabat Kapolres Deliserdang memiliki catatan kinerja yang cukup baik seperti pengungkapan sejumlah kasus Pembunuhan diantaranya pembunuhan satu keluarga di Gang Rasmi Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa.

Kemudian, pembunuhan pelajar Salsabila di Gang Sumber Desa Bangun Sari Baru Tanjung Morawa, pembunuhan biduan organ tunggal di Kecamatan Patumbukan Galang, pembunuhan jemaat Gereja di Desa Limau Manis Tanjung Morawa dan berbagai kasus lain.

Selain itu, AKBP Eddy Suryantha Tarigan juga mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab mengamankan Pilkada Kabupaten Deliserdang dan puncaknya pengamanan pemilu legislatif dan pemilihan Presiden RI dengan aman dan Lancar.

AKBP Eddy kini mendapat promosi jabatan baru Kabag BinOps Roops Polda Sumut.

Dalam kesempatan itu, AKBP Eddy memberikan apresiasi pada seluruh jajaran yang menjalankan tugas dengan baik serta masyarakat di wilkum Polresta Deliserdang yang telah mendukung tugasnya selama menjabat sebagai Kapolresta Deliserdang.

"Saya ucapkan terimakasih kepada personel dan masyarakat yang mendukung kerja kami dan bekerjasama dengan baik tanpa ada dukungan dari semua pihak, tentunya saya tidak dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Deliserdang AKBP Yemi Mandagi menyebutkan dirinya merasakan keguyuban yang baik di Polresta Deliserdang.

"Hal ini mulai saya rasakan semenjak menginjakkan kaki di Mapolresta Deliserdang," katanya.

AKBP Yemi berharap rasa kebersamaan yang ada senantiasa dapat dipelihara sehingga dapat membantu kinerjanya dalam mewujudkan wilkum Polresta Deliserdang yang aman dan kondusif.

"Saya berharap kesuksesan yang diberikan kepada pejabat yang lama juga dapat diberikan kepada saya, apa yang sudah dikerjakan dengan baik oleh pejabat lama dapat saya lanjutkan bahkan kalau bisa lebih baik dan saya minta dukungan dan doa semua pihak," ujar AKBP Yemi Mandagi yang pernah menjabat sebagai Kapolres Asahan ini. (Rina)