.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

advert

advert

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Tahun baru Imlek merupakan perayaan Tahun Baru bagi etnis Tionghua. Pada Tahun 2020 ini perayaannya tepat pada  tanggal 25 Januari 2020. Tahun 2020 merupakan tahun "Tikus Logam" dalam kelender China. 

Masa perayaan Tahun Baru Imlek berlangsung selama 15 hari yang biasanya disebut Cap Go Meh. Cap Go Meh merupakan hari ke-15 atau hari terakhir masa perayaan Tahun Baru Imlek etnis Tionghua diseluruh dunia. 

Istilah ini berasal dari dialek Hokkien dan secara Harafiah berarti hari kelima belas dari bulan pertama (Cap : Sepuluh, Go : Lima, Meh : Malam). Perayaan ini dirayakan dengan jamuan besar dan hiburan lainnya.

Untuk memeriahkan hari raya Imlek Tahun 2020 ini, Djohnpao Comedy Show akan hadir di Regale Internasional Convention Centre Jalan Adam Malik Medan, Sabtu (8/2/2020) mendatang. 

Acara diisi dengan penampilan Singer Kota Medan diantaranya Djohnpao, Andy Chenxing, Sherly Suretno, Andi Pg, Wiliam Tandean dan Zettarius. Ditambah Actor dari Singapore, Alamak Hui & Mark Lee.

Djohnpao dalam temu pers nya kepada wartawan, Selasa (21/1/2020) di Regale Internasional Convention Centre, menyebutkan, Djohnpao Comedy Show ini digelar pada malam Cap Go Meh dengan tujuan memeriahkan malam terakhir perayaan hari raya Imlek di Tahun Tikus 2020.

"Comedy Show yang kita gelar ini juga sebagai jembatan memperkenalkan, mensosialisasikan, dan memasyarakatkan budaya Tionghua, seperti berkumpul makan keluarga dengan saudara atau teman terdekat, seni atraksi Barongsai, lagu Imlek, penyampaian makna Imlek dengan Comedy Show dan lain sebagainya kepada masyarakat umum dan Tionghua pada khususnya", ujar Djohnpao.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan penampilan para Singer Kota Medan maupun Actor dari Singapore, Djohnpao Comedy Show diharapkan dapat menghibur para penonton yang datang sambil menikmati makan bersama.

"Mudah-mudahan Djohnpao Comedy Show bisa menghibur para penonton. Karena akan menampilkan kelucuan-kelucuan yang spesial", tandasnya, seraya menambahkan hingga hari ini untuk persiapan Djohnpao Comedy Show sudah mencapai 80 persen. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Viki Hadi (30) warga Jalan Pelajar Timur, Kecamatan Medan Denai harus mendekam dalam sel tahanan Polsek Medan Kota. Pasalnya, gegara sewa rumah dan kredit motor belum dibayar, Viki nekat menjambret. 
 
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu M Ainul Yaqin menyampaikan, Viki ditangkap usai aksi jambretnya terekam kamera CCTV, yang kemudian diselidiki hingga identitasnya terungkap. "Pelaku saat ini sudah ditahan untuk proses lebih lanjut," ungkapnya kepada wartawan, Senin (20/01/2020).
 
Lebih lanjut Yaqin menjelaskan, aksi tak terpuji Viki dilakukan pada Jumat (03/01/2020) sekitar pukul 23.38 WIB lalu. Saat itu, korban Lili Yanti warga Jalan Sungai Lilin Musi, Banyuasin, Sumatera Selatan yang tengah berada di Jalan Karya Bakti, Kelurahan Teladan Barat, Medan Kota didatangi oleh pelaku yang kemudian merampas tas miliknya. "Setelah itu pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepedamotor," jelas Yaqin.
 
Mendapatkan laporan korban, polisi pun kemudian melakukan penyelidikan. Pada Jumat (17/01/2020) kemarin, polisi berharil mendapatkan informasi tentang keberadan pelaku, setelah sepeda motor Vario 150 warna merah maron yang digunakannya untuk melakukan aksi kejahatan terekam kamera CCTV.
 
Selain itu, sambung Yaqin, berdasarkan informasi lain, diketahui bahwa handphone yang berada di dalam tas korban telah mati di seputaran Jalan Pelajar, Gang Mawar, Kecamatan Medan Denai. Setelah dilakukan pendalaman di areal matinya handphone korban, tim pun dapat memastikan bahwa pelaku bernama Viki Hadi yang sehari-harinya bekerja sebagai driver ojek online. 
 
"Sedangkan menurut keterangan warga, pelaku memang belakangan mengalami perubahan pola hidup dan memiliki uang yang banyak ketika sedang duduk dan berkumpul bersama teman-temannya," ujarnya.
 
Setelah dilakukan penggeledahan dan interogasi, Viki yang tinggal di rumah orangtuanya itu mengakui perbuatannya. 

"Pelaku mengaku khilaf karena ia sedang terlilit hutang sewa rumah dan juga kredit (motor)," ungkap Yaqin seraya menambahkan bahwa  pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Vario 150 warna merah maron BK 3530 AIY milik pelaku, sebuah helm hitam, dan sisa uang korban sebanyak Rp12,5 juta. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Padang) - Panglima Komando Daerah Militer I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah pimpin Upacara Pengantaran Tugas Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-Q/Monusco TA. 2020 bertempat di Lapangan Upacara Mako Yonif 133/YS Jln. Prof. Dr. Hamka No 1 Air Tawar Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (20/1/20). 

Diawali dengan penyambutan dan pengalungan bunga oleh Dandenzipur 2/PS Mayor Czi Ridwan kepada Pangdam I/BB dan menerima jajar kehormatan di Ksatrian Mako Yonif 133/YS, dilanjutkan silaturrahmi tatap muka dengan seluruh Forkopimda Provinsi Sumatera Barat. Rangkaian kegiatan dimulai dengan Upacara yang diikuti dengan Pembacaan Pernyataan secara resmi pemberangkatan tugas, penciuman pataka dan acara Tepuk Tepung Tawar oleh Pangdam beserta Ibu Ketua Persit KCK PD I/BB yang diikuti Gubernur, Kapolda, Danlantamal, Danlanud dan  tamu undangan lainnya.  
Usai pelaksanaan upacara dan tradisi pemberangkatan tugas, personel Satgas Kompi Zeni patut berbangga karena selain mendapatkan pengarahan dari Pangdam I/BB Mayjen TNI  MS Fadhilah juga mendapat arahan dari Gubernur dan Kapolda Sumbar. 

Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, S.Psi., M.Sc selaku Gubernur Sumbar mengucapkan selamat kepada personel satgas yang mendapat kepercayaan oleh Bangsa dan Negara dengan membawa nama Indonesia, Sumbar, dan khususnya satuan Denzipur 2/PS dalam misi perdamaian dunia.

"Tugas ini merupakan suatu kebanggaan yang patut disyukuri, jadikanlah pengalaman yang berharga bagi prajurit beserta istri yang ditinggalkan serta aturlah mindset pikiran dengan memikirkan dan mengerjakan kegiatan yang positif  sehingga waktu berjalan tidak terasa lama", ujar Gubernur.

Kapolda Sumbar Irjen Toni Harmanto dalam arahannya menyampaikan bahwa melaksanakan tugas perdamaian dunia dibawah missi PBB adalah merupakan kehormatan dan kebanggaan tersendiri pagi prajurit, Kapolda meyakini bahwa prajurit Denzipur ini adalah merupakan pilihan yang telah melalui berbagai proses seleksi, seraya berpesan agar prajurit jangan khawatir tentang keluarga yang ditinggal dan sebaliknya isteri juga tidak usah khawatir yang berlebihan terhadap suami yang sedang melaksanakan tugas teruslah berdo'a untuk kesuksesan dan keselamatan bersama.    

"Tanamkan kepada diri sendiri bahwa mendapat  tugas pengamanan perdamaian dunia dibawah PBB (United Nations) merupakan suatu kehormatan dan kebanggan tersendiri dan saya yakin bahwa kalian adalah prajurit pilihan yang sudah melalui berbagai tahapan seleksi', jelas Kapolda Sumbar yang pernah melaksanakan tugas di Bosnia Herzegovina pada tahun 2000 ini. 

Mayjen TNI MS Fadhilah selaku Pangdam I/BB menyampaikan tugas yang dijalankan oleh satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-Q/Monusco TA. 2020 merupakan tugas yang mulia tetapi disisi lain juga mempunyai resiko. Setelah melaksanakan beberapa kali rangkaian tahapan seleksi satgas dan dinyatakan lulus tentunya membuat hati prajurit senang, akan tetapi juga harus siap melaksanakan tugas yang mana tugas tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh keinginan, laksanakanlah tugas dengan penuh semangat karena merupakan bagian dari tugas TNI.

"Disisi lain tidak ada tugas TNI yang bisa diselesaikan dengan baik tanpa adanya semangat dan kegembiraan, artinya apapun tugas yang diberikan basicnya adalah semangat dan gembira".

Ketika ditemui awak media Jenderal bintang dua  Abituren Akmil 1988 ini menyampaikan bahwa tugas Satgas Ki Zi didaerah penugasan salah taunya adalah mencegah terjadinya konflik, membangun fasilitas instalasi sesuai permintaan pemerintah disana dibawah bendera PBB. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dengan kehadiran Gubernur, Kapolda, Danlatamal, Danlanud, Kajati, dan Pemko merupakan wujud kebersamaan, seraya berpesan dan menitipkan kepada Gubernur dan Kapolda Sumbar terhadap keluarga yang ditinggalkan karena keberhasilan penugasan sangat didukung oleh daerah yang mereka tinggali, selain misi perdamaian ada juga misi diplomasi dari negara lain dan ini adalah merupakan penjabaran dari UU RI atau pembukaan UU yang ikut serta melaksanakan perdamaian dunia yang dijabarkan oleh pemerintah maka lahirlah penugasan penugasan ini. 

Selanjutnya juga dijelaskan bahwa jumlah personel dalam Kizi TNI ini sebanyak 175 0rang dan ditambah dari TNI AL dan TNI AU. 

Hadir dalam pengantaran Satgas Kizi TNI Konga XX-Q Monusco Kongo Forkopimda Sumatera Barat, para asisten Kasdam, para Kasi, Dandim dan Kabalakrem 032, tamu undangan lainnya serta keluarga Satgas. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Sejumlah elemen serikat buruh yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh Daerah Sumatera Utara (APBD-SU) menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Kebijakan ini dinilai hanya berpihak kepada kepentingan investor serta merugikan kelompok pekerja khususnya para buruh.
"Aturan itu sangat merugikan buruh. Seperti perubahan waktu kerja, status dan penghapusan pesangon bagi pekerja yang terkena PHK. Karena itu kami menolak aturan yang sedang diusulkan pemerintah itu," ujar Koordinator APBD-SU Natal Sidabutar kepada sejumlah awak media, Senin (20/1/2020).
Natal mengungkapkan, buruh akan menggelar aksi demontrasi untuk meminta pengkajian kembali RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.
“Ini aturan yang mengelabui para pekerja. Terlihat dari hilangnya sanksi pidana kepada para pengusaha yang melanggar aturan," katanya.
Natal merinci, ada sejumlah poin yang menjadi perhatian utama APBD-SU. 
Pertama, menyangkut penerapan upah. Yakni skema upah per jam pada jenis pekerjaan tertentu dan paruh waktu.

Dalam hal ini, memberi peluang pengusaha menerapkan pekerjaan paruh waktu pada semua bidang kerja yang ada dalam satu perusahaan. Sebagaimana halnya penerapan jenis pekerjaan yang dapat dibuat dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama ini.
Kedua, penjelasan mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) belum merinci atau belum ada penetapan besaran pesangon yang akan diberikan bagi pekerja. Sementara besaran nilai pesangon sesungguhnya menjadi hal krusial yang dipersoalkan pekerja. Besar kemungkinan, nilai besaran pesangon akan turun dari yang sebelumnya, jika melihat dari jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) yang didengungkan pemerintah, berupa cash benefit (imbalan tunai), vocational training (pelatihan kejuruan) dan job placement access (akses penempatan kerja).
Ketiga, dalam hal waktu kerja. Disebutkan waktu kerja paling lama 8 jam dalam 1 hari. Artinya pemerintah memberi ruang bagi pengusaha untuk mempekerjakan buruh kurang dari 8 jam dalam 1 hari.
“Hal ini tentu akan berdampak pada besaran upah yang akan diterima pekerja setiap bulannya dan juga berdampak pada status kerjanya dalam perusahaan,” ungkapnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Selama sepekan, belasan pelaku tindak kejahatan yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan berhasi digulung.

Adapun tindak kejahatan yang berhasil diungkap yakni pencurian kekerasan (Curas), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan narkoba. Dalam aksi tersebut, sebanyak 15 pelaku berhasil diamankan.

Kapolres Pelabuhan Belawan,  AKBP M Ramadhani Dayan SH,MH didamping Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edi Safari SH dan sejumlah Kasat, Senin (20/1/2020) mengatakan, para pelaku yang diamankan hari ini merupakan tangkapan selama sepekan. "Ini salah satu wujud komitmen kita, untuk memberantas para pelaku tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan," ucap Kapolres.

Lanjut AKBP Dayan mengatakan, ada empat kasus yang berhasil diungkap pihak Polres Pelabuhan Belawan dan jajaran. Untuk pelaku pencurian dan kekerasan berhasil diamankan Rudi Rudolf Siahaan (25), Jupri Sahputra alias Bokir (23), Pian alias Andi (39) dan Aidi Gunawan Lubis alias Igun (32) untuk kejahatan ini tiga diantaranya kita tindak tegas," cetus Kapolres.

Kemudian, 2 tersangka curanmor diantaranya, Eko Prastyo (26) serta Andi Nasution (26). Sedangkan untuk narkoba  yang berhasil diamankan Syafrizal alias Izal (28), Haris Arfian alias Melon (37) dan M Yahya alias Ahmad (39). Selanjutnya, 6 pengedar diantaranya, Hery alias Bel (28), Ramadhan Pane alias Niko (44), Boby Anggriawan (28), Riky Yogita Harahap (26) dan Supriyadi alias Kunen (37).

Selain mengamankan para pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

"Dari tangan para pelaku berhasil sejumlah barang bukti berupa sejumlah narkoba jenis sabu beserta alat hisap, senjata tajam, sepeda motor hasil kejahatan dan sejumlah uang," ujar Kapolres.

Dalam kesempatan ini, AKBP Dayan meminta peran serta masyarakat untuk bersama-sama membantu memberantas  narkoba dan tindak kejahatan lainnya.

"Kita harap peran masyarakat untuk membantu pihak kepolisian, agar tindak kejahatan jalanan maupun narkoba bisa segera kita berantas bersama - sama," tandasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Madina) - Kapolres Madina Akbp Irsan Sinuhaji, S.I.K, M.H melalui personil Sat Narkoba Polres Madina dibawah pimpinan Akp Muhammad Rusli, S.H, Minggu (19/1/2020) sekira pukul 17.30 wib, berhasil mengamankan dua orang pelaku tidak pidana narkoba golongan 1 jenis sabu dari Jln. Williem Iskandar Kel. Panyabungan II Kec. Panyabungan Kab. Mandailing Natal.

"Nama kedua pelaku yakni  Nasri Rangkuti Alias Manggolap (35), warga Desa Sarak Matua Kec. Panyabungan Kab. Madina dan pelaku dengan inisial AH (17), Pelajar, warga Banjar Telkom Kel. Kayu Jati, Kec. Panyabungan, Kab. Madina" sebut Kasat Narkoba Polres Madina Akp Muhammad Rusli, S.H.

Dari kedua pelaku, lanjut kasat Narkoba, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah plastik kecil transprans yang di duga berisikan narkotika jenis shabu dengan berat Brutto 0,08 (nol koma nol delapan) gram.
 
Penangkapan kedua pelaku berawal dari informasi masyarakat, bahwa ada 2 (dua) orang laki - laki  mengendarai sepeda motor membawa narkotika jenis shabu dari arah Kel. Huta Siantar, selanjutnya personil Sat Resnarkoba melakukan pengejaran terhadap ke dua laki-laki tersebut yang melarikan diri ke arah Banjar Sibaguri dan membelok ke arah jln. Wilieam Iskandar, dan pada saat tepat di depan Bank Mandiri, laki-laki yang di bonceng menjatuhkan narkotika jenis shabu dari tangannya ke aspal dan pada saat itu kedua laki-laki tersebut terjatuh dari sepeda motornya dan selanjutnya anggota Sat Resnarkoba Polres Madina melakukan penangkapan terhadap kedua laki-laki tersebut dan  mengamankan barang bukti narkotika jenis shabu berikut kedua pelaku.

"Selanjutnya kedua pelaku dan barang bukti diamankan di Sat Narkoba Polres Madina guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan Undang Undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia, " pungkas
Views


INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolda Sumut, Irjen Pol.Drs Martuani langsung memimpin pelaksanaan Penandatanganan fakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Kepada Seluruh Panitia dan Peserta Seleksi Pendidikan Sespimmen, Sespimma dan SIP T.A 2020, bertempat di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (20/01/2020).


Kapolda Sumut, Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si di dampingi Wakapolda Sumut, Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, Irwasda Polda Sumut, PJU Polda Sumut, Seluruh Panitia dan Peserta Seleksi Pendidikan Sespimmen, Sespimma dan SIP TA 2020.


Dalam kesempatan ini Kapolda sampaikan bahwa hari ini ia menandatangani fakta integritas sekaligus pengambilan sumpah.


“Hal ini dilakukan untuk mengurangi dan mencegah adanya keinginan untuk berlaku curang maupun tidak adil baik dari panitia maupun peserta itu sendiri”, ujar Kapolda Sumut.


Kapolda Sumut berharap seleksi ini akan berlangsung dengan baik, jujur, transparan, akuntabel, yang pada akhirnya dapat menghasilkan calon polisi yang berkualitas, berintegritas, memiliki karakter, dalam rangka mewujudkan Polri yang Promoter.


“Hal ini sangat kita butuhkan untuk menjawab ekspetasi masyarakat yang begitu tinggi untuk hadirnya sosok anggota Polri yang Promoter, karena dalam era demokrasi, kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat yang repretasinya dilaksanakan oleh Anggota DPR, dan inilah yang memberikan legitimasi, otoritasi, dan kewenangan kepada seluruh instansi masyarakat dalam bentuk UU”, terangnya. (Rn)